Pergerakan Advokat Minta Aparat Penegak Hukum Netral dalam Pemilu 2024

Aliyudin | Sabtu, 02/12/2023 17:27 WIB


Heroe meminta, anggota maupun lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan harus benar-benar netral dalam Pemilu. Ilustrasi pemilu. (Foto: pikiran-rakyat.com)

JAKARTA – Netralitas aparat penegak hukum akan berpengaruh pada legitimasi hasil Pemilu 2024. Demikian disampaikan oleh Heroe Waskito, Ketua Umum Pergerakan Advokat melalui keterangannya, Sabtu (2/12/2023).

“Jangan sampai proses dan hasil Pemilu 2024 dicederai oleh intervensi dari aparat penegak hukum dalam bentuk apapun. Baik itu intervensi secara personal sebagai anggota aparat penegak hukum maupun terorganisir dalam kelembagaan penegak hukum,” kata Heroe.

Heroe meminta, anggota maupun lembaga penegak hukum seperti kepolisian dan kejaksaan harus benar-benar netral dalam Pemilu.

Advokat yang juga aktivis di era ’80-an ini juga mengingatkan, bahwa ketidaknetralan aparat penegak hukum tidak hanya berdampak pada proses dan hasil pemilu semata, ketidaknetralan tersebut juga akan menjadi pemicu ketidakpercayaan masyarakat kepada lembaga penegak hukum.

Baca juga :
Lima Manfaat Kentang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

“Dampaknya tidak hanya pada Pemilu. Harus diingat, banyak hasil survei yang menyatakan bahwa ketidakpercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum itu masih tinggi. Ketidaknetralan aparat dalam Pemilu akan menyulut ketidakpercayaan masyarakat itu semakin tinggi.”

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Heroe memberi contoh, lembaga kepolisian. Belum lama Polri mengalami titik terendah kepercayaan masyarakat akibat kasus Sambo dan peristiwa Kanjuruhan. Susah payah Polri meningkatkan citra untuk mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat.

“Jangan sampai kepercayaan masyarakat yang mulai terbangun lagi itu menjadi hancur gara-gara masyarakat melihat polisi tidak netral dalam Pemilu 2024. Bila itu terjadi, akan sangat sulit lagi bagi Polri untuk memperbaikinya,” ujar Heroe.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

“Memang tidak bisa dipungkiri, bahwa urusan karier di jajaran petinggi lembaga seperti Polri sulit terhindar dari pengaruh politik. Tetapi harus diingat, bahwa institusi merupakan hal yang lebih utama daripada karier personal,” imbuhnya.

Namun Heroer meyakini masih banyak polisi yang bersikap profesional. Dan ia yakin bahwa mereka yang profesional inilah nanti yang ujungnya akan mendapatkan karier cemerlang.

“Masyarakat saat ini sudah sangat cerdas. Mereka aktif mengawasi netral tidaknya aparat. Masyarakat pasti akan bereaksi bila ada aparat penegak hukum yang tidak netral dalam Pemilu 2024,” pungkas Heroe.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemilu Aparat hukum Netral Advokat