Ingin Nelayan Sejahtera, Prabowo Siap Halau Kapal Asing Ambil Ikan di Laut RI

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 10/05/2026 08:08 WIB


Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang ambil Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan layar/ Youtube Sekretariat Presiden)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa sumber daya perikanan nasional dimanfaatkan sepenuhnya oleh Indonesia, bukan kapal asing.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meninjau Desa/Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026). Pemerintah telah menyiapkan program pembangunan kapal ikan dan penguatan ekonomi kelautan nasional.

"Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang ambil," ujar Prabowo dalam keterangan resmi dikutip Setkab, Minggu (10/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa pemerintahannya bertekad untuk memperbaiki kesejahteraan sekaligus memberikan penghormatan yang layak kepada para nelayan Indonesia yang selama ini dinilai kerap berada di posisi yang kurang mendapat perhatian.

Baca juga :
Ketepatan Waktu Keberangkatan Calon Jamaah Haji dari Bandara InJourney Airports Capai 96%

“Untuk itu saya bertekad untuk memperbaiki dan menghormati para nelayan-nelayan kita di seluruh Indonesia. Para nelayan sering dilupakan," ujarnya.

Baca juga :
5 Wisata Alam di Pati yang Wajib Dikunjungi saat Liburan

Presiden Prabowo pun menyampaikan pemerintah akan mulai membangun 1.582 kapal ikan pada tahun ini. Kapal-kapal tersebut nantinya akan dibagikan kepada kelompok nelayan melalui sistem koperasi.

Ia menegaskan langkah tersebut dilakukan agar kekayaan laut Indonesia tidak lagi dimanfaatkan oleh pihak asing.

Baca juga :
Tahun 2025, ASDP Alami Lima Kecelakaan Kapal

Lebih lanjut, pemerintah yang dipimpinnya akan melakukan pengembangan sektor perikanan dan kelautan secara besar-besaran melalui konsep blue ocean economy atau ekonomi biru.

Menurutnya, potensi laut Indonesia merupakan karunia besar yang harus dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.

Selain pembangunan kapal, pemerintah juga menargetkan pembangunan desa nelayan secara masif. Tahun ini, pemerintah rencananya meresmikan 1.386 Desa/Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo menyebut Indonesia memiliki sekitar 12.000 desa nelayan sehingga program tersebut menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan keberanian dan konsistensi kebijakan. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan nasional.

"Kita berada di jalan yang benar, rakyat kita harus sejahtera, saya ingin nelayan nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik," ujar Presiden Prabowo.

Ia optimistis langkah besar tersebut akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia. “Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ujar Prabowo.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Prabowo Subianto Kapal Asing Kampung Nelayan Kesejahteraan Nelayan