Wabah Campak Tewaskan 80 Anak, Zimbabwe Salahkan Pertemuan Sekte Gereja

Yati Maulana | Senin, 15/08/2022 20:15 WIB


Wabah Campak Tewaskan 80 Anak, Zimbabwe Salahkan Pertemuan Sekte Gereja Supermarket di Zimbabwe (Foto: AFP)

JAKARTA - Wabah campak telah menewaskan 80 anak di Zimbabwe sejak April, kata kementerian kesehatan, menyalahkan pertemuan sekte gereja atas lonjakan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dilihat oleh Reuters pada hari Minggu, kementerian mengatakan wabah itu sekarang telah menyebar secara nasional, dengan tingkat kematian kasus 6,9%.

Sekretaris Kesehatan Jasper Chimedza mengatakan bahwa pada hari Kamis, 1.036 kasus yang dicurigai dan 125 kasus yang dikonfirmasi telah dilaporkan sejak wabah, dengan Manicaland di Zimbabwe timur menjadi penyebab sebagian besar infeksi.

"Kementerian kesehatan dan perawatan anak ingin menginformasikan kepada publik bahwa wabah campak yang sedang berlangsung yang pertama kali dilaporkan pada 10 April telah menyebar secara nasional setelah pertemuan gereja," kata Chimedza dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

"Pertemuan yang dihadiri oleh orang-orang dari berbagai provinsi di negara itu dengan status vaksinasi yang tidak diketahui menyebabkan penyebaran campak ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak terkena."

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Manicaland, provinsi terpadat kedua, memiliki 356 kasus dan 45 kematian, kata Chimedza. Sebagian besar kasus yang dilaporkan adalah di antara anak-anak berusia antara enam bulan dan 15 dari sekte agama yang tidak divaksinasi campak karena keyakinan agama, tambahnya.

Uskup Andby Makuru, pemimpin sekte apostolik Johanne Masowe, tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Di Zimbabwe, beberapa sekte gereja kerasulan melarang pengikutnya untuk melakukan vaksinasi atau perawatan medis apa pun. Gereja-gereja menarik jutaan pengikut dengan janji mereka untuk menyembuhkan penyakit dan membebaskan orang dari kemiskinan.

Dengan tingkat vaksinasi yang rendah dan dalam beberapa kasus, tidak ada pencatatan, pemerintah telah memutuskan untuk memulai kampanye vaksinasi massal di daerah-daerah di mana wabah tercatat.

Wabah campak diperkirakan akan membebani sektor kesehatan yang sakit yang sudah dirusak oleh kurangnya obat-obatan dan pemogokan yang dilakukan oleh petugas kesehatan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Wabah Campak Sekte Gereja Zimbabwe