China kembali Berlakukan Lockdown Kota Dekat Beijing

| Jum'at, 08/01/2021 15:03 WIB


Semua kendaraan dan penduduk dilarang meninggalkan kota dan layanan kereta ditangguhkan, menurut pengumuman otoritas setempat pada Kamis (7/1) malam. Petugas kesehatan melakukan uji usap (swab) PCR kepada warga (Foto: AFP)

Beijing, katakini.com - China memberlakukan penguncian (lockdown) di sebuah kota besar dekat Beijing, Shijiazhuang, dengan memutuskan jaringan transportasi dan melarang jutaan penduduk pergi, setelah kasus Covid-19 kembali merebak.

Dikutip dari AFP pada Jumat (8/1), sekitar 100 kasus Covid-19 baru telah ditemukan dalam seminggu terakhir di Shijiazhuang, kota berpopulasi 11 juta penduduk.

Semua kendaraan dan penduduk dilarang meninggalkan kota dan layanan kereta ditangguhkan, menurut pengumuman otoritas setempat pada Kamis (7/1) malam.

Rekaman dari CCTV penyiar negara menunjukkan warga diseka oleh petugas medis dengan pakaian hazmat di pusat komunitas di Shijiazhuang, sementara antrian di luar membentang di sekitar blok.

Baca juga :
Langgar Aturan, Google Didenda Sebesar Rp182 Triliun

Staf pengontrol virus berjaga di jalan raya yang memasuki kota, yang sebagian besar telah diblokir oleh barikade.

Baca juga :
Kemenhub dan Pelindo Akan Uji Coba E-Pilotage di Empat Lokasi

Provinsi Hebei melaporkan 33 kasus Covid-19 baru yang dikonfirmasi pada Jumat ini, selain 51 dari hari sebelumnya, mendorong total harian nasional ke angka tertinggi dalam lima bulan.

Sementara itu, sekolah telah ditutup dan skrining massal penduduk di seluruh kota sedang dilakukan, setelah mengambil sampel lebih dari 670.000 orang.

Baca juga :
Atasi Kebotakan dengan Lidah Buaya, Efektif Secara Medis atau Sekadar Mitos?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
China Kebijakan Lockdown Penguncian Beijing Shijiazhuang Covid 19