Mengapa Menjual Diri demi Dunia Dilarang dalam Islam?

Vaza Diva | Rabu, 09/09/2026 11:29 WIB


Perkataan Ali bin Abi Thalib tersebut dapat dimaknai sebagai ajakan untuk menyadari betapa berharganya kehidupan seorang manusia. Ilustrasi - setiap kesempatan yang dimiliki dapat menjadi bekal untuk memperoleh keridaan Allah SWT (Foto: AI)

JAKARTA - Ali bin Abi Thalib menyampaikan pesan penuh makna tentang nilai kehidupan manusia.

Jiwa seorang manusia memiliki nilai yang sangat tinggi sehingga tidak seharusnya ditukar dengan kesenangan dunia yang bersifat sementara.

Ali bin Abi Thalib berkata:

لَيْسَ لِأَنْفُسِكُمْ ثَمَنٌ إِلَّا الْجَنَّةَ فَلَا تَبِيعُوهَا إِلَّا بِهَا

Baca juga :
Nurhadi Beri Perhatian Serius Kasus Keracunan MBG di Karo

"Tidak ada harga untuk jiwa kalian kecuali surga. Maka janganlah kalian menjualnya kecuali dengan surga." (Nahj al-Balagha, Hikmah 456)

Baca juga :
Golongan Orang Yang Doanya Mustajab Dalam Ajaran Islam

Pesan tersebut mengajarkan agar manusia tidak merendahkan dirinya dengan mengejar sesuatu yang bersifat sementara hingga mengorbankan nilai agama dan kehidupan akhirat.

Perkataan Ali bin Abi Thalib tersebut dapat dimaknai sebagai ajakan untuk menyadari betapa berharganya kehidupan seorang manusia.

Baca juga :
Kewajiban Menolong Korban Kezaliman dan Bahaya Perbuatan Zalim

Harta, jabatan, popularitas, dan berbagai kenikmatan dunia memiliki batas waktu, sedangkan kehidupan akhirat merupakan tujuan yang kekal.

Karena itu, seorang Muslim dianjurkan untuk tidak mengorbankan prinsip agama hanya demi mendapatkan keuntungan duniawi.

Keputusan dalam kehidupan sebaiknya mempertimbangkan bukan hanya manfaat yang diperoleh saat ini, tetapi juga pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.

Pesan tersebut juga mengandung dorongan agar manusia menggunakan kehidupannya untuk melakukan berbagai amal kebaikan.

Waktu, tenaga, harta, dan kemampuan yang dimiliki dapat digunakan untuk beribadah serta memberikan manfaat kepada orang lain.

Dengan demikian, ungkapan “jangan menjualnya kecuali dengan surga” menjadi pengingat agar manusia tidak menyia-nyiakan kehidupannya.

Setiap kesempatan yang dimiliki dapat menjadi bekal untuk memperoleh keridaan Allah SWT.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info Keislaman Ali bin Abi Thalib Nilai Surga Orang Mukmin