
Legenda timnas Inggris, Gary Neville (Foto: Sky Sports)
LONDON - Kebobolan tujuh gol hanya dalam tiga laga awal Premier League memicu gelombang kritik pedas terhadap lini pertahanan Chelsea.
Pasca-kekalahan 1-2 dari Arsenal di Emirates Stadium pada Minggu (6/9) malam WIB, legenda sekaligus pengamat sepak bola terkemuka, Gary Neville, melontarkan serangan verbal tajam terkait rapuhnya benteng pertahanan tim asuhan Xabi Alonso.
Neville menilai skema tiga bek yang diterapkan Alonso di Chelsea tampak sangat kacau dan kehilangan organisasi dasar yang dibutuhkan di level tertinggi.
"Tiga bek mereka, ketika saya melihatnya, seolah-olah kaki mereka tidak terhubung dengan pinggul, dan pinggul mereka tidak terhubung dengan tubuh mereka. Mereka terlihat sangat berantakan di mana-mana." ujar Gary Neville, dikutip dari Sky Sports News pada Selasa (8/9).
Mantan bek kanan Timnas Inggris tersebut membandingkan koordinasi buruk Chelsea dengan lini belakang legendaris Juventus dan Timnas Italia yang diisi Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci, serta Giorgio Chiellini.
Neville menilai trio Italia itu tahu kapan harus maju, menutup ruang, dan memimpin rekan-rekannya di lapangan, hal yang sangat tidak terlihat di lini belakang The Blues saat ini.
Menurutnya, manajemen klub harus segera mendatangkan amunisi bek baru di bursa transfer mendatang jika ingin memberikan fondasi yang lebih stabil bagi Alonso.
Meski melontarkan kritik menohok pada sektor pertahanan, Neville tetap memuji potensi serangan Chelsea yang dihuni wing-back dinamis seperti Pedro Neto dan Jorrel Hato. Bahkan, ia tetap berani memberikan prediksi positif terkait posisi akhir Chelsea di papan klasemen.
"Saya pikir mereka bisa finis di posisi kedua, posisi ketiga adalah yang paling buruk yang saya lihat untuk Chelsea. Saya merasa sangat positif dalam tiga hingga lima tahun terakhir tentang Chelsea karena saya pikir mereka menuju ke arah yang benar." kata Neville.
Menanggapi berbagai kritik terhadap performa anak asuhnya, Xabi Alonso secara terbuka mengakui kekecewaannya atas hasil di Emirates Stadium.
Namun, pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa membangun skuad yang seimbang, klinis, dan kokoh di semua lini memerlukan waktu serta proses bertahap.
Senin, 07/09/2026
Sabtu, 05/09/2026
Selasa, 01/09/2026