
Politikus Nasdem Andi Irfan Jaya. Foto: fajar
Katakini.com - Andi Irfan Jaya, mantan politikus partai Nasdem yang terseret kasus Joko Tjandra mengakui membuang telepon genggam miliknya, iPhone X berwarna hitam, ke Pantai Losari, Makassar.
HP itu terpaksa ia buang, lantaran panik setelah mencuatnya pemberitaan mengenai pertemuan antara Pinangki Sirna Malasari dengan Joko Tjandra yang saat itu menjadi buronan atas perkara korupsi cessie Bank Bali. Hal ini disampaikan Andi Irfan Jaya saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan suap, pencucian uang dan pemufakatan jahat dengan terdakwa Pinangki di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (7/12/2020).Andi mengaku panik lantaran di dalam HP tersebut terdapat sejumlah foto yang diambilnya saat bertemu Joko Tjandra di The Exchange 106, Kuala Lumpur, Malaysia. "Jadi ada HP yang saya pakai di Kuala Lumpur sempat saya pakai foto-foto waktu saya keluar dari ruangan kerja Pak Joe Chan (Joko Tjandra) saya keluar, foto-foto di situ, kemudian setelah itu beberapa bulan kemudian ganti HP, foto itu saya pindahkan ke HP yang baru, dan pada saat heboh, terkait dengan pada bulan Juli itu ketika mulai heboh pemberitaan saya panik karena adanya foto-foto tersebut, sehingga saya spontan membuangnya," kata Andi Irfan dalam kesaksiannya di persidangan.