Habib Rizieq Shihab Minta Maaf

akhyar | Kamis, 03/12/2020 08:55 WIB


HRS menyatakan organisasinya akan menghentikan kegiatan kerumunan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab

Katakini.com - Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Muhammad Rizieq Shihab meminta maaf karena menimbulkan kerumunan di sejumlah lokasi dan membuat keresahan.

Habib Rizieq Shihab menyatakan kerumunan di Bandara Soekarno Hatta, Petamburan, Tebet dan Megamendung di luar kendali organisasinya.

Dia menegaskan organisasinya akan menghentikan semua aktivitas yang bisa menimbulkan kerumunan.

"Maka seluruh rencana jadwal ke luar kota ke daerah kita stop sampai pandemi ini berakhir. Jadi kita harus hormati protokol kesehatan itu buat semua," jelas Rizieq dalam konferensi video pada Rabu.

Baca juga :
DPR Soroti Mentalitas Kerja ASN: Absen, Pulang, Ngopi, Sore Absen Lagi

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan.

Baca juga :
Ketua DPR Soroti Maraknya Sekolah Kekurangan Murid: Segera Evaluasi!

"Sekali lagi saya minta maaf kalau dalam kerumunan tadi membuat keresahan atau membuat pihak tidak nyaman atau kita melakukan pelanggaran," tambah dia.

Sebelumnya, Habib Rizieq tiba di Indonesia pada 10 November 2020 setelah hampir 3,5 tahun berada di Jakarta.

Baca juga :
Waspada Risiko Riba saat Transaksi Emas Secara Online

Kepulangan Habib Rizieq juga disambut oleh ribuan orang pendukungnya di Bandara Soekarno Hatta.

Kerumunan massa kembali terjadi ketika Habib Rizieq menikahkan putrinya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 14 November 2020. Sebanyak 7 ribu orang diperkirakan berkumpul terkait perayaan pernikahan tersebut.

Polisi pun menyebut ada unsur pidana terkait kerumunan itu.(Anadolu Agency)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Habib Rizieq Shihab kerumunan minta maaf