Polda Metro Jaya Siagakan 8.095 Personel Gabungan Kawal Pidato Kenegaraan hingga Demo

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 14/08/2026 08:17 WIB


Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, dikerahkan kekuatan sebanyak 8.095 personel gabungan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Foto: Antara/Ilham Kausar)

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyiagakan sebanyak 8.095 personel gabungan untuk mengamankan sejumlah agenda kegiatan masyarakat, termasuk rangkaian Pidato Kenegaraan Presiden, yang berlangsung di wilayah hukum DKI Jakarta pada Jumat.

Beberapa agenda kegiatan masyarakat tersebut antara lain berlangsung di kawasan Senayan, gelaran RI Fest di Gambir, Jambore Nasional Pramuka di Jakarta Timur, serta sejumlah aksi penyampaian pendapat di muka umum.

"Khusus untuk pengamanan kegiatan di kawasan Senayan, dikerahkan kekuatan sebanyak 8.095 personel gabungan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Jumat (14/8).

Budi mengatakan penempatan personel disesuaikan dengan karakteristik kegiatan, potensi kerawanan, serta kebutuhan pengamanan di setiap titik lokasi.

Baca juga :
Janji Allah Bagi Laki-Laki Perempuan Yang Rajin Berdzikir

Ia menambahkan jumlah tersebut mencakup 800 personel Mabes Polri, 4.230 personel Polda Metro Jaya, 1.163 personel polres jajaran, 1.850 personel TNI, serta 52 personel Pemprov DKI Jakarta (Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan pemadam kebakaran).

Baca juga :
Menghadapi Ketidakadilan Dunia, Perspektif Iman dan Keadilan Hakiki

"Polda Metro Jaya telah menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan. Seluruh personel diarahkan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis agar kegiatan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan tertib,"ujar dia.

Budi menegaskan pengamanan dilaksanakan secara berlapis dengan mengedepankan langkah preemtif dan preventif. Penegakan hukum hanya dilakukan jika diperlukan sesuai situasi di lapangan. Seluruh personel yang bertugas juga dilarang membawa senjata api.

Baca juga :
Hari Pramuka Nasional Setiap 14 Agustus, Ini Sejarah dan Tujuannya

Sementara itu, skema pengaturan dan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional bergantung pada dinamika arus kendaraan. Pengalihan arus hanya diputuskan jika terjadi peningkatan kepadatan untuk menjaga kelancaran mobilitas warga.

"Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar Senayan, Jalan Gatot Subroto, Palmerah, dan kawasan DPR/MPR RI kami imbau memperhitungkan waktu perjalanan serta mengikuti arahan petugas apabila terjadi peningkatan kepadatan," tutur Budi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersama-sama menjaga ketertiban selama seluruh kegiatan berlangsung. Warga yang memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polri 110. (Ant)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Polda Metro Jaya Personel Gabungan Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR