Kapal Terkena Misil di Selat Hormuz, Dua Awak MT Belma Dipulangkan

Aliyudin | Selasa, 28/07/2026 10:27 WIB


Kapal mengalami dua kali serangan misil yang mengenai bagian funnel dan menyebabkan sejumlah kerusakan pada kapal. Proses penjemputan dua WNI awak kapal tanker MT Belma yang terkena serangan misil di Selat Hormuz, Timur Tengah. Foto: hubla/katakini

JAKARTA - Dua orang awak kapal Indonesia yang bekerja di kapal tanker MT Belma berhasil dipulangkan oleh pemerintah akibat kapal tempat mereka bekerja terkena serangan misil di perairan Selat Hormuz, Timur Tengah.

Kedua awak kapal tersebut tiba di Indonesia melalui Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta pada Rabu (22/7/2026) pukul 18.30 WIB.

Proses penjemputan dilakukan oleh perwakilan Direktorat Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan dan turut dihadiri oleh Direktur PT Utama Bahari Indonesia, Nur Suwanto, selaku perusahaan pemegang Surat Izin Usaha Keagenan Awak Kapal (SIUKAK).

“Pemerintah terus berkomitmen memberikan perlindungan kepada pelaut Indonesia, termasuk dalam kondisi darurat akibat konflik atau gangguan keamanan di wilayah pelayaran internasional,” ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin melalui keterangannya, Selasa (28/7/2026).

Baca juga :
Xabi Alonso Sebut Skuad Chelsea Masih Bisa Berubah

Samsuddin mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses penanganan pemulangan tersebut, mulai dari perusahaan keagenan awak kapal, pemilik kapal, otoritas setempat, hingga Direktorat PWNI Kementerian Luar Negeri serta perwakilan pemerintah yang terlibat dalam proses koordinasi dan pemulangan.

Baca juga :
Benarkah Semua Hewan Akan Masuk Surga?

Kronologi Serangan Misil

MT Belma diketahui berlayar melewati Selat Hormuz menuju Kharg Island Anchorage pada 15 Juli 2026. Dalam perjalanan tersebut, kapal mengalami dua kali serangan misil yang mengenai bagian funnel dan menyebabkan sejumlah kerusakan pada kapal.

Baca juga :
Pasca Serangan Saling Balas di Selat Hormuz, AS dan Iran Mulai Negosiasi

Akibat kerusakan tersebut, mesin kapal tidak dapat beroperasi sehingga kapal terombang-ambing dan hampir mendekati daratan. Nakhoda kemudian memutuskan untuk berlabuh pada 16 Juli.

Pada 17 Juli, saat kapal berlabuh, MT Belma kembali mengalami serangan misil pada bagian funnel. Nakhoda segera menginstruksikan seluruh awak kapal untuk berkumpul di haluan sambil menunggu evakuasi.

Sekitar pukul 18.00 waktu setempat, seluruh awak kapal berhasil dievakuasi oleh kapal bantuan menuju Pulau Kharg, Iran, untuk selanjutnya mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Selat Hormuz Awak kapal Samsuddin Samsuddin