Main Trading Emas, Hati-hati Kena Tipu Bikin Dana Habis

Budi Wiryawan | Selasa, 11/08/2026 14:27 WIB


Berdasarkan penelusuran,  nasabah ini menitipkan dananya melalui PT. RTF. yang dalam kop suratnya beralamat di Citra Towers Kemayoran Ilustrasi investasi emas

Jakarta, Katakini.com - Jika Anda nasabah trading bentuk emas, hati-hati kena jebakan yang bikin dana lenyap seketika. Apalagi pelakunya adalah orang dalam atau rekan sendiri yang mengaku bisa menguntungkan dari trading jual beli emas itu.

Modus ini diceritakan oleh nasabah yang tiba-tiba dananya habis kisaran 70 hingga 80  jutaan dengan iming-iming main Harga emas relatif lebih aman dibandingkan saham perusahaan. Apalagi pemain trading adalah orang perusahaan itu sendiri. Dan orang yang dititipkan mainkan investasi  emas itu, tidak bertanggung jawab dengan berbagai alasan.

"Cuma bilang dana habis karena otomatis. Padahal katanya dana saya dikunci sehingga dana pasti aman. Sejak awal itu saja yang dia (orang dalam trading) sampaikan. Ternyata dana tiba-tiba habis," ujar nasabah itu.

Jadi saat daftar, nasabah punya akun dan orang trading itu juga punya akun. Nasabah hanya tahunya dananya tidak habis. Dan orang trading itulah yang memantau pergerakan Harga emas.

Baca juga :
Hukum Membunuh Maling dalam Pandangan Islam dan Hukum

Ironisnya, kata dia, dana itu habis diketahui sendiri oleh nasabah  Ketika menerima email report  dari pihak trading. Justru oknum trading yang dititipkan alasannya tidak tahu dan sedang pelatihan.

Baca juga :
Bahaya Panjang Angan-Angan yang Melalaikan Hati Manusia

Nasabah itu menceritakan, awalnya dia tidak tertarik dengan trading bentuk apapun. Karena dikabarkan akan bikin hancur keuangan. Namun berdasarkan penjelasan awal dari `orang trading` yang menyatakan trading emas aman dan emas cenderung akan terus naik.

Bagaimana kalau  Harga emas anjlok? "Jawabnya selalu aman, karena akun trading dikunci tanpa ada transaksi jual beli. Jadi saya percaya saja, ternyata dana habis sekejap," ujarnya.

Baca juga :
Lebanon Ganti Hukuman Mati Jadi Penjara Seumur Hidup

Berdasarkan penelusuran,  nasabah ini menitipkan dananya melalui PT. RTF. yang dalam kop suratnya beralamat di Citra Towers Kemayoran,  jalan Benyamin Suaeb Casa, Jakarta Pusat. Nsabah tersebut mencoba mengirimkan email support@xxxxxfx.co.id minta kejelasan, tidak ada respon sama sekali dari pihak perusahaan.

Begitu pun nomor telepon yang tertera (021) 39717XXX. tidak ada respon. "Saya email hingga mencak-mencak, tidak juga dapat tanggapan," ujarnya.

Mengapa tidak komplain dengan orang trading yang dititipkan dananya? nasabah itu mengatakan, percuma karena orang trading itu jawabannya tidak memuaskan dan tidak kepada inti masalahnya.

"Sebelum kejadian, saya mau tutup. Bilangnya  dikunci atau tanpa transaksi, jadi  aman katanya, ternyata nipu. Jawabannya, selalu itu. Dan kok pemain trading orang dalam bisa tidak tahu dana nasabah habis semingu kemudian," ujarnya.

Dengan kasus tersebut, masyarakat dia minta  tidak lagi percaya dengan trading bentuk apapun. Apalagi itu teman atau siapapun, "karena modusnya pasti bilanya aman, Harga emas bagus, padahal maling juga," tuturnya ketus. 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Trading Emas Modus Investasi Harga Saham