Respons Jampidsus Soal Hubungan Dirinya dengan Blackout Sumatra

M.Habib Saifullah | Jum'at, 10/07/2026 14:30 WIB


Jampidsus Febrie Adriansyah mengaku tidak memahami keterkaitan dirinya dengan kasus pemadaman listrik yang terjadi di sejumlah daerah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung (Foto: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/nz)

JAKARTA - Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengaku tidak memahami keterkaitan dirinya dengan kasus pemadaman listrik di sejumlah daerah.

Hal tersebut ia sampaikan saat awak media menanyakan perihal keterkaitan kasus korupsi batu bara yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri tersebut dengan dirinya.

"Saya juga tidak paham ada kaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggulah proses bagaimana rekan-rekan penyidik nanti menyampaikan apa masalahnya keterkaitan blackout tersebut, perkaranya apa," kata Febrie dikutip Antara, Jumat (10/7).

Febrie mengatakan bahwa kepolisian perlu melakukan audit terlebih dahulu agar mengetahui duduk perkara dalam kasus tersebut.

Baca juga :
Hilangkan Bau Tak Sedap, KAI Commuter Uji Coba Pasang Pemurni Udara di KRL

"Menurut saya, sebaiknya memang dilakukan audit terlebih dahulu secara keseluruhan, baik mengenai jumlah kebutuhan, kualitas yang masuk, transaksi pembeliannya, dan prosedur pengadaannya sehingga kita tahu apakah ada perbuatan melawan hukum di sana," kata Febrie.

Baca juga :
Survei: Simpati Warga AS ke Israel Merosot Akibat Perang di Gaza

Ia menambahkan bahwa terkait isu blackout, lebih baik menunggu rekan-rekan penyidik mengungkapkan hasilnya nanti dan menyarankan agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada pihak kepolisian.

Sebelumnya diketahui, Kortastipidkor Polri tengah mengusut dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait pengadaan pemenuhan kebutuhan pasokan batu bara pada sejumlah PLTU periode tahun 2018–2026.

Baca juga :
Gunung Semeru Enam Kali Erupsi, Warga Dilarang Dekat

Penyidikan kasus tersebut dilaksanakan bersama dengan Polda Metro Jaya yang menyidik kasus dugaan korupsi Asabri dan Jiwasraya tahun 2020-2025 dan dugaan pencucian uang dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah Korupsi Batu Bara Blackout Sumatra