Hilangkan Bau Tak Sedap, KAI Commuter Uji Coba Pasang Pemurni Udara di KRL

Aliyudin | Jum'at, 10/07/2026 15:49 WIB


Alat pemurni udara berteknologi nanoe X ini untuk menjaga kualitas udara di dalam rangkaian Commuter Line. Kereta Commuter Line atau KRL. Foto: dok. katakini

JAKARTA – KAI Commuter melakukan uji coba memasang sistem penyaringan udara di dalam kabin penumpang Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL).

“Selain efektif membunuh bakteri dan virus di dalam kabin penumpang, alat pemurni udara ini juga mampu menghilangkan bau tidak sedap yang menempel pada interior kereta, teknologi ini dipastikan sangat baik untuk mendukung kesehatan seluruh pengguna Commuter Line,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Jumat (10/7/2026).

Karina juga menyampaikan, alat pemurni udara berteknologi nanoe X ini untuk menjaga kualitas udara di dalam rangkaian Commuter Line.

“Dengan adanya alat ini dapat menjaga udara tetap bersih di dalam rangkaian Commuter Line dengan menghambat jamur, serbuk sari, bakteri, virus, dan partikel udara kotor lainnya yang tidak terlihat oleh mata,” ujarnya.

Baca juga :
ASDP Salurkan Dana Bantuan untuk Usaha Wisata Kuliner

Tahap awal, pemasangan alat pemurni udara ini masih berstatus uji coba pada satu rangkaian Commuter Line, yakni di rangkaian KRL JR205 (sf 12) yang melayani lintas Bogor.

Baca juga :
Masih Digempur, Pasukan dan Pemukim Israel Serbu Kota Nablus

“KAI Commuter berencana untuk memperluas fasilitas ini dengan memasang alat ini di seluruh rangkaian Commuter Line lainnya,” tambah Karina.

Karina menjelaskan, perangkat nanoe X memiliki keunggulan bebas perawatan karena mengadopsi metode pelepasan mandiri yang membuatnya tidak mudah rusak. Daya tahannya juga mencapai 600 detik (sekitar 6 kali lebih lama dibanding ion udara biasa), sehingga penyebaran udara bersih dapat menjangkau area kabin kereta secara lebih luas dan merata.

Baca juga :
Survei: Simpati Warga AS ke Israel Merosot Akibat Perang di Gaza

“Teknologi ini telah teruji secara global dan digunakan secara luas pada moda transportasi kereta komuter modern di Jepang,” pungkasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Commuter Line Pemurni udara Karina Amanda