
Bendera Amerika Serikat dan Israel diproyeksikan di dinding Kota Tua Yerusalem dalam perayaan setelah Israel dan Hamas menyetujui tahap pertama rencana Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza, 9 Oktober 2025 (Foto: REUTERS)
JAKARTA - Sentimen publik Amerika Serikat (AS) terhadap Israel dilaporkan merosot tajam sejak pecahnya perang di Jalur Gaza, dengan mayoritas warga kini mulai beralih memberikan pandangan positif terhadap rakyat Palestina, terutama di kalangan generasi muda.
Melansir Aljazeera, kini hanya 52 persen warga Amerika yang memiliki pandangan positif terhadap rakyat Israel, turun drastis dari 67 persen pada tahun 2022.
Survei tersebut juga menemukan bahwa mayoritas warga AS memiliki pandangan negatif terhadap pemerintah Israel, Otoritas Palestina, dan Hamas, di mana sentimen negatif terhadap pemerintah Israel melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir.
Kesenjangan antargenerasi bahkan terlihat lebih mencolok. Di antara warga Amerika berusia di bawah 30 tahun, 58 persen memandang rakyat Palestina secara positif, dibandingkan dengan hanya 32 persen yang menyatakan pandangan positif terhadap rakyat Israel.
Kesenjangan paling lebar terjadi di kalangan pemuda dari Partai Demokrat, di mana 72 persen di antaranya memandang rakyat Palestina secara positif, sementara hanya 26 persen yang merasakan hal yang sama terhadap rakyat Israel.
Pemuda dari Partai Republik kini memandang rakyat Palestina dan Israel dalam tingkat yang hampir setara, menandai pergeseran tajam dari beberapa tahun lalu ketika mereka jauh lebih mendukung rakyat Israel.