
Pejuang yang dimobilisasi Houthi naik ke atas mobil di Sanaa, Yaman (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB untuk mengambil tindakan lebih tegas guna memutus rantai pasokan senjata dan pendanaan dari Iran kepada kelompok milisi Houthi.
Teheran dituding sengaja memanfaatkan konflik domestik tersebut untuk mengancam stabilitas keamanan di kawasan regional dan jalur pelayaran internasional.
Pemerintah Yaman menyatakan bahwa perkembangan situasi terbaru menunjukkan konflik di negara tersebut bukan lagi sekadar perselisihan internal belaka. Houthi secara nyata dituding telah menggunakan wilayah Yaman untuk mengancam negara-negara tetangga dan mengganggu rute pelayaran komersial global.
Yaman juga menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk memperbarui daftar sanksi agar mencakup nama-nama yang kedapatan menghalangi roda pemerintahan yang sah.
Pihak pemerintah menegaskan tindakan tegas telah diambil secara hukum terhadap sejumlah tokoh yang dituduh melakukan pemberontakan, korupsi, serta pelanggaran hak asasi manusia berat, termasuk di antaranya Aidarus Al-Zubaidi yang kini menghadapi dakwaan pengkhianatan tingkat tinggi terhadap negara.
Meski demikian, Pemerintah Yaman menegaskan kembali dukungannya terhadap berbagai upaya perdamaian yang dipimpin oleh PBB. Hanya saja, mereka berargumen bahwa stabilitas yang langgeng baru bisa tercipta apabila otoritas penuh negara dipulihkan dan seluruh kelompok bersenjata yang beroperasi di luar kendali pemerintah resmi dilucuti secara total.
Sumber: Arabnews