Uni Eropa Sepakati Larangan `Nudifikasi` Lewat Aplikasi AI

M. Habib Saifullah | Sabtu, 09/05/2026 02:01 WIB


Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan untuk melarang aplikasi AI yang menghasilkan konten seksual eksplisit Bendera Uni Eropa berkibar di luar Komisi Eropa di Brussels, Belgia (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan untuk melarang aplikasi AI yang menghasilkan konten seksual eksplisit, kata Komisi Eropa.

"Komisi Eropa menyambut baik kesepakatan politik yang dicapai hari ini antara Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa tentang aturan yang lebih sederhana dan ramah inovasi untuk kecerdasan buatan...," kata Komisi dalam sebuah pernyataan pada Kamis (7/5).

"Kesepakatan ini juga memperkuat pelindungan bagi warga negara. Kesepakatan ini melarang sistem AI yang menghasilkan konten seksual eksplisit dan intim tanpa persetujuan atau materi pelecehan seksual anak, seperti aplikasi `nudifikasi` AI," katanya.

Langkah-langkah itu merupakan bagian dari paket amandemen Digital Omnibus terhadap Undang-Undang Kecerdasan Buatan.

Baca juga :
Johann Zarco Jadi yang Tercepat dalam Latihan MotoGP Prancis 2026

Antara lain, langkah-langkah itu bertujuan untuk menetapkan tenggat waktu yang jelas untuk implementasi aturan bagi sistem AI kritis dan menyederhanakan persyaratan bagi bisnis yang menggunakan teknologi AI, tambah pernyataan itu.

Baca juga :
AS Klaim Blokir 70 Lebih Kapal Tanker dari Pelabuhan Iran

Parlemen Eropa dan Dewan sekarang harus secara resmi menyetujui kesepakatan tersebut, setelah itu amandemen akan dipublikasikan di Jurnal Resmi Uni Eropa. Amandemen tersebut akan mulai berlaku tiga hari kemudian.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga :
ASDP dan ALDEI Teken Nota Kesepahaman Perkuat Ekosistem Logistik Nasional
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kecerdasan Buatan Konten AI Konten Seksual Uni Eropa