Mengenal Hari Al-Quds Internasional, Solidaritas Global untuk Palestina

M. Habib Saifullah | Jum'at, 13/03/2026 15:05 WIB


Hari Al-Quds pertama kali dicetuskan oleh Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khomeini, pada tahun 1979. Para pengunjuk rasa mengibarkan bendera Palestina (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Hari Al-Quds Internasional menjadi momentum tahunan untuk menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan pembebasan Baitul Maqdis.

Sejarah mencatat bahwa Hari Al-Quds pertama kali dicetuskan oleh Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatullah Khomeini, pada tahun 1979.

Langkah ini diambil sebagai bentuk protes terhadap pendudukan Israel atas Yerusalem (Al-Quds) serta ajakan bagi umat Muslim dan komunitas internasional untuk bersatu dalam memberikan tekanan politik bagi kedaulatan rakyat Palestina.

Dihimpun dari berbagai sumber, secara geopolitik, Hari Al-Quds berfungsi sebagai pengingat akan status hukum Yerusalem yang hingga kini masih menjadi sengketa internasional.

Baca juga :
44 Pelaut Iran Dilaporkan Tewas Selama Perang Melawan AS-Israel

Peringatan ini merupakan instrumen diplomasi publik yang efektif untuk menjaga agar isu Palestina tetap menjadi prioritas dalam agenda global, di tengah dinamika konflik yang kian kompleks.

Baca juga :
Belum Ada Tanda Berakhirnya Perang Iran, Harga Minyak Kembali Naik

Setiap tahunnya, jutaan orang di berbagai kota besar dunia mulai dari Teheran, Baghdad, London, hingga Jakarta melakukan aksi turun ke jalan.

Para demonstran biasanya membawa atribut yang mengecam kebijakan aneksasi dan menyerukan penghentian blokade di Jalur Gaza serta perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat.

Baca juga :
Ketegangan AS-Iran Memanas, Teheran Aktifkan Pertahanan Udara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hari Al Quds Sejarah Al Quds Solidaritas Palestina