Iran Sebut Situasi Terkendali Setelah Tangkap 3.000 Orang

Vaza Diva | Sabtu, 17/01/2026 16:16 WIB


Aparat keamanan Iran dilaporkan telah menahan sekitar 3.000 orang yang disebut sebagai `teroris` terkait `kerusuhan` yang terjadi baru-baru ini. Bendera Iran terlihat dalam ilustrasi ini, diambil pada 24 April 2024 (Foto: REUTERS)

TEHERAN - Aparat keamanan Iran dilaporkan telah menahan sekitar 3.000 orang yang disebut sebagai "teroris" terkait "kerusuhan" yang terjadi baru-baru ini.

Informasi tersebut disampaikan kantor berita semiresmi Iran, Tasnim, yang dikutip pada Sabtu (17/1), pernyataan oleh pejabat keamanan setempat.

Menurut laporan itu, para tahanan mencakup tokoh-tokoh utama di balik `kerusuhan,` pihak yang disebut memiliki keterkaitan dengan Israel, individu bersenjata, para `perusuh` yang merusak fasilitas publik, hingga mereka yang diduga terlibat dalam pembunuhan warga Iran.

Tasnim juga menyebutkan bahwa kondisi keamanan di Iran dalam beberapa hari terakhir cenderung terkendali. Meski demikian, aparat masih mewaspadai adanya upaya-upaya "untuk menyulut kembali kerusuhan."

Baca juga :
Legislator NasDem Soroti Dugaan Jaksa Cari-cari Kasus Demi Target Kinerja

Aksi protes di Iran mulai merebak sejak akhir Desember di sejumlah kota, dipicu oleh melemahnya nilai tukar mata uang rial Iran secara signifikan. Pemerintah setempat mengakui adanya demonstrasi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk merespons tuntutan ekonomi masyarakat.

Baca juga :
Legislator PKB Dorong Pemerintah Buka Jalur Penyeberangan Baru ke Bali

Namun, otoritas Iran juga menegaskan larangan terhadap tindakan kekerasan, perusakan, maupun kerusuhan. Dalam perkembangannya, unjuk rasa yang awalnya berlangsung damai berujung ricuh dan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan fasilitas umum, masjid, gedung pemerintahan, dan perbankan, terutama pada 8 dan 9 Januari.

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas memburuknya situasi keamanan tersebut.

Baca juga :
Legislator PDIP Desak Pemerintah Percepat Satu Data Korban Pelanggaran HAM Berat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Aksi demo negara Iran kota Teheran Amerika Serikat teroris tertangkap