Pemerintah Diminta Lebih Serius Atasi Stunting dengan Fokus Penyembuhan

Aliyudin | Jum'at, 17/05/2024 11:17 WIB


Agar Kementerian Kesehatan berfokus pada penyembuhan stunting dan tidak hanya berfokus pada pencegahan stunting. Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari. Foto: dpr

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Putih Sari meminta pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan agar lebih serius mengatasi stunting dan fokus pada penyembuhan.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Kerja Komisi IX DPR RI bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo dengan agenda pembahasan mengenai pelaksanaan program penurunan stunting di Ruang Rapat Komisi IX, Gedung Nusantara I, DPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/5/2024).

"Kami mengingatkan Kementerian Kesehatan atas pentingnya upaya-upaya yang lebih serius untuk mengatasi stunting," kata Putih seperti dilansir dpr.go.id, Kamis (17/5/2024).

Ia menyampaikan bahwa yang dimaksud upaya-upaya yang lebih serius dalam penanganan stunting, yakni agar Kementerian Kesehatan berfokus pada penyembuhan stunting dan tidak hanya berfokus pada pencegahan stunting.

Baca juga :
Lima Manfaat Kentang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Menurut dia, upaya lebih serius itu juga bernilai penting untuk mencapai target penurunan angka stunting nasional yang mencapai 14 persen pada 2024.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Selain itu, Politisi Fraksi Partai Gerindra itu juga mengingatkan Kementerian Kesehatan dan BKKBN agar ikut berperan memastikan program mengenai upaya penurunan angka stunting di Indonesia menjadi warisan bersama bagi pemerintahan selanjutnya.

"Komisi IX mengharapkan bahwa program untuk menurunkan stunting ini bisa menjadi legasi bersama yang baik dari Kemenkes maupun BKKBN bersama Komisi IX periode 2019–2024," ucap dia.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Sebelumnya, Menkes Budi menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan memiliki 11 intervensi spesifik untuk mencapai penurunan angka stunting. Sebelas intervensi spesifik tersebut di antaranya meliputi intervensi skrining anemia terhadap remaja putri dan ibu hamil, konsumsi tablet tambah darah remaja putri, pemeriksaan kehamilan, konsumsi tablet tambah darah bagi ibu hamil, dan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil kurang energi kronis.

Selain itu, ada pula intervensi spesifik berupa pemantauan pertumbuhan balita, edukasi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif, pemberian makanan pendamping air susu ibu (MPASI) hewani bagi anak usia 0–24 bulan, dan peningkatan cakupan serta perluasan imunisasi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Komisi IX Stunting Putih Sari DPR