Berbulan-bulan Uji Coba, TikTok Luncurkan Belanja Online di AS

| Rabu, 13/09/2023 04:04 WIB


Berbulan-bulan Uji Coba, TikTok Luncurkan Belanja Online di AS Logo TikTok ditampilkan di smartphone di atas bendera AS dalam gambar ilustrasi yang diambil pada 8 November 2019 ini. Foto: Reuters

JAKARTA - TikTok secara resmi meluncurkan bisnis e-commerce-nya di Amerika Serikat setelah berbulan-bulan melakukan pengujian, menurut sebuah postingan blog pada hari Selasa, ketika pemiliknya di Tiongkok, ByteDance, berupaya memanfaatkan popularitas aplikasi media sosial tersebut.

TikTok menghadirkan belanja online melalui serangkaian fitur di aplikasi utamanya dan berharap dapat meniru kesuksesan platform Asia Shein dan Temu dari PDD Holdings (PDD.O).

Lebih dari 150 juta pengguna TikTok di AS kini dapat melihat video dan streaming langsung dengan tautan untuk membeli item di feed mereka, karena TikTok menawarkan alat bagi pembuat konten, merek, dan pedagang untuk membuat konten yang dapat dibeli.

Fitur-fitur baru termasuk tab toko, tempat bisnis dapat menampilkan produk mereka dengan solusi logistik dan pembayaran yang didukung oleh TikTok.

Baca juga :
Prancis Serukan Koalisi Maritim Eropa-Indo Pasifik untuk Keamanan Laut

Perusahaan media sosial tersebut mengatakan pihaknya juga mengintegrasikan layanan belanjanya dengan berbagai platform pihak ketiga seperti Shopify (SHOP.TO), Salesforce (CRM.N), dan Zendesk, antara lain.

Baca juga :
Pezeskhian: Iran Siap Akhiri Perang Lewat Dialog

Pasar online TikTok, yang dilaporkan beroperasi di AS sejak November, tersedia di negara-negara seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Inggris.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
TikTok Amerika Larangan Parlemen Pengguna Menolak