Diminta Kurangi Staf Kedutaan di Moldova, Rusia Balas Bertindak di Moskow

Yati Maulana | Senin, 31/07/2023 15:03 WIB


Diminta Kurangi Staf Kedutaan di Moldova, Rusia Balas Bertindak di Moskow Tampilan umum menunjukkan Kedutaan Besar Rusia di Chisinau, Moldova 27 Maret 2018. Foto: Reuters

JAKARTA - Kedutaan Besar Rusia di Moldova mengumumkan untuk sementara waktu akan berhenti memberikan penunjukan konsuler dalam apa yang dikatakan pejabat Moldova sebagai situasi yang terkait dengan perintah otoritas negara untuk mengurangi staf.

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kedutaan pada Sabtu malam mengatakan penunjukan konsuler akan ditangguhkan mulai 5 Agustus "karena alasan teknis."

Mantan Soviet Moldova diterpa oleh perang Rusia di negara tetangga Ukraina dan Presiden pro-Eropa Maia Sandu telah mengecam invasi, dan menuduh Moskow berusaha mengacaukan negaranya.

Pejabat Moldova mengatakan perintah untuk mengurangi staf di kedutaan Rusia menjadi 25 dari level saat ini lebih dari 80, yang akan berlaku mulai 15 Agustus, akan membuat persamaan dengan kedutaan Moldova di Moskow.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Mereka tidak dinyatakan sebagai persona non grata. Mereka hanya diminta untuk pergi untuk mencapai keseimbangan," kata Igor Zakhahrov, sekretaris pers kementerian luar negeri, kepada wartawan.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pengurangan tersebut diperintahkan setelah pers melaporkan bahwa lebih dari dua lusin antena telah dipasang di atap kedutaan Rusia untuk tujuan pengawasan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova telah bersumpah Moskow akan mengambil tindakan pembalasan yang akan diumumkan kemudian.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Sebagian besar pekerjaan konsuler kedutaan menyangkut daerah kantong separatis Transdniestria yang pro-Rusia, yang memisahkan diri dari Moldova sebelum runtuhnya pemerintahan Soviet dan tempat tinggal 200.000 pemegang paspor Rusia.

Staf kedutaan sebelumnya dapat melakukan perjalanan ke kantong di perbatasan Ukraina untuk melakukan urusan konsuler, tetapi pihak berwenang di wilayah separatis mengatakan pengurangan tersebut akan membuat pengaturan itu jauh lebih sulit.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kedutaan Rusia Moldova Kurangi Staf