Menteri PU Sebut Program IBM 2027 Sasar 4.127 Lokasi

M.Habib Saifullah | Minggu, 14/06/2026 07:36 WIB


Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan program infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) pada 2027 mencakup 4.127 titik lokasi. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan program infrastruktur berbasis masyarakat (IBM) pada 2027 mencakup 4.127 titik lokasi.

"Kami memberikan perhatian khusus pada infrastruktur berbasis masyarakat. Menurut kami, IBM ini sangat penting karena dampaknya paling dekat dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat, baik dari sisi fisik maupun dari sisi ekonomi," kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (14/6), melansir Antara.

Pembangunan IBM menjadi salah satu fokus program Kementerian PU.

Guna mendukung program pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan warga tersebut, Kementerian PU mengalokasikan anggaran dari pagu indikatif 2027 sebesar Rp1,65 triliun, yang akan menjangkau 4.127 titik lokasi di berbagai daerah.

Baca juga :
Imbas Pengelolaan Data dan Dampak AI, OpenAI Hadapi Penyelidikan di AS

Dari total pagu indikatif anggaran Kementerian PU pada 2027 sebesar Rp98,47 triliun, sebagian dialokasikan untuk program IBM.

Baca juga :
Gunakan Puluhan Kapal, Aktivis Protes KTT G7 di Danau Jenewa

Program tersebut mencakup 2.000 lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) pada sektor Sumber Daya Air atau senilai Rp450 miliar.

Sedangkan, 2.127 lokasi pada unit kegiatan Cipta Karya dengan nilai pagu sebesar Rp1,2 triliun.

Baca juga :
Kemenhub Didorong Segera Evaluasi Regulasi Perlintasan Sebidang Kereta Api

"Kami terus melakukan konsolidasi dan penajaman program agar dukungan terhadap IBM tetap terjaga dan manfaatnya berkelanjutan," ujar Dody.

Kementerian PU menilai program IBM sebagai investasi strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berbagai program yang dijalankan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur dasar, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Program P3TGAI, misalnya, berperan dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui perbaikan jaringan irigasi.

Sementara itu, program Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) membantu penyediaan akses air minum di desa-desa.

Kemudian Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) mendukung peningkatan kesehatan lingkungan melalui layanan sanitasi dan pengelolaan sampah.

Selain itu, program Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) dan Pengembangan Kawasan Ekonomi (PKE) diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi kawasan.

Pembangunan jembatan gantung juga dinilai penting untuk membuka akses masyarakat di daerah terpencil, termasuk bagi pelajar, petani, dan warga yang selama ini menghadapi keterbatasan konektivitas.

"Dengan dukungan Komisi V DPR, Kementerian Pekerjaan Umum berkomitmen untuk tetap menjaga agar setiap rupiah APBN dikelola dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel. Menghasilkan output dan outcome pekerjaan pembangunan yang sesuai mutu dan kualitas ditingkatkan, tertib dalam pertanggungjawabannya, serta memberikan manfaat nyata bagi ketahanan air, konektivitas wilayah, layanan dasar, dan penyediaan prasarana publik yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Dody.

Langkah ini sekaligus menunjukkan upaya pemerintah untuk memastikan pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek-proyek besar, tetapi juga menjangkau kebutuhan dasar masyarakat hingga tingkat desa dan kawasan terpencil.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Menteri PU Dody Hanggodo Program IBM Kementerian PU