Saudara Perempuan Kim Jong Un Minta AS Hentikan Tindakan Berbahayanya

Yati Maulana | Selasa, 18/07/2023 12:02 WIB


Saudara Perempuan Kim Jong Un Minta AS Hentikan Tindakan Berbahayanya Kim Yo Jong selama berada di Hanoi, Vietnam, 28 Februari 2019. Foto: Reuters

JAKARTA - Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, mengatakan pada Senin, 17 Juli 2023 bahwa Amerika Serikat harus menghindari apa yang disebutnya "tindakan bodoh" yang dapat membahayakan keamanannya, lapor media pemerintah KCNA.

Kim membuat komentarnya setelah Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan mengatakan Amerika Serikat tetap khawatir bahwa Korea Utara akan melanjutkan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) lainnya, setelah pekan lalu menembakkan ICBM di lepas pantai timurnya.

"Amerika Serikat harus menghentikan tindakan bodoh yang dapat membahayakan keamanannya dengan memprovokasi kami," kata Kim seperti dikutip.

Dia menolak seruan AS untuk pembicaraan tanpa syarat dan mengatakan Amerika Serikat salah jika yakin perlucutan senjata Korea Utara dimungkinkan.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

"Amerika Serikat sedang delusi jika percaya bahwa itu dapat menghentikan kemajuan kita dan mencapai perlucutan senjata yang tidak dapat diubah dengan menghentikan sementara latihan militer bersama, pengerahan aset strategis atau pelonggaran sanksi," kata Kim.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

Korea Utara dalam beberapa hari terakhir menuduh pesawat mata-mata Amerika terbang di atas zona ekonomi eksklusifnya, mengutuk kunjungan baru-baru ini ke Korea Selatan oleh kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir Amerika, dan berjanji untuk mengambil langkah-langkah sebagai reaksi.

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Korea Utara Amerika Serikat Tindakan Berbahaya