Media Iran Sebut Teheran Belum Ketok Palu Terkait Negosiasi dengan AS

M.Habib Saifullah | Minggu, 14/06/2026 17:30 WIB


Iran dilaporkan belum mengambil keputusan akhir untuk menandatangani draf perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS) guna mengakhiri perang di Timur Tengah Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini, dibuat pada 18 Juni 2025. REUTERS

JAKARTA - Pemerintah Iran dilaporkan belum mengambil keputusan akhir untuk menandatangani draf perjanjian damai dengan Amerika Serikat (AS) guna mengakhiri perang di Timur Tengah.

Laporan kantor berita Fars Iran pada Minggu (14/6) menyebutkan bahwa Teheran masih menimbang seluruh poin di dalam proposal kesepahaman yang diajukan selama proses negosiasi.

"Republik Islam Iran hingga saat ini belum mengambil atau mengumumkan keputusan akhir mereka mengenai nota kesepahaman yang diusulkan selama negosiasi berlangsung," tulis laporan kantor berita Fars, yang dikenal dekat dengan lingkaran konservatif Iran, dengan mengutip pernyataan dari "sumber tepercaya yang dekat dengan tim negosiator Iran."

Prospek perjanjian damai ini belakangan memang menuai sentimen negatif dan oposisi sengit dari sejumlah tokoh garis keras di Iran.

Baca juga :
Peringatan Hari Donor Darah Sedunia Setiap 14 Juni, Ini Sejarahnya

Kelompok konservatif tersebut berargumen bahwa draf kesepakatan yang ada saat ini sama sekali tidak menguntungkan kepentingan nasional mereka.

Baca juga :
Mendes Yandri: Pesantren Pilar Utama Pendidikan di Desa dan Barisan Pejuang Kemerdekaan

Sebaliknya, mereka khawatir klausul dalam perjanjian tersebut justru akan melucuti kekuatan serta pengaruh strategis Teheran untuk mengendalikan Selat Hormuz, yang selama ini menjadi jalur lalu lintas vital bagi pasokan energi global.

Baca juga :
Statistik Head to Head Timnas Jepang vs Belanda
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Iran Negosiasi Iran AS Konflik Timur Tengah