Pemerintah Arab Bagikan Alquran Braille untuk Jamaah Tunanetra

yahya | Senin, 10/07/2023 05:07 WIB


Departemen Urusan Alquran Kepresidenan Umum untuk urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam melaksanakan rencana tersebut. Alquran braille elektronik. Foto: iqna

RIYADH — Pemerintah Arab Saudi sedang gencar melakukan program Mubsirun, yakni membagikan salinan Quran dalam huruf braille dibagikan kepada peziarah dan jamaah tunanetra.

Departemen Urusan Alquran Kepresidenan Umum untuk urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi dalam melaksanakan rencana tersebut.

Direktur departemen, Saad al-Nadawi, mengatakan rencana itu ditujukan untuk membantu para peziarah yang membutuhkan Alquran dalam huruf braille. Ia menambahkan bahwa upaya dilakukan agar para peziarah haji dan umrah memiliki pengalaman terbaik mereka saat berada di Makkah.

Dilansir dari IQNA, Ahad (9/7/2023), Departemen ini juga menyediakan peziarah dari berbagai negara dengan akses ke terjemahan Alqur’an dalam berbagai bahasa.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Braille adalah sistem penulisan yang memungkinkan orang buta dan rabun jauh untuk membaca dan menulis melalui sentuhan. Metode Braille ditemukan oleh Louis Braille (1809-1852), yang buta dan menjadi guru tunanetra.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Dalam beberapa tahun terakhir, Alqur’an dan buku-buku agama telah dicetak dalam huruf Braille untuk membantu umat Islam yang mengalami gangguan penglihatan tetap bisa membaca teks dengan mudah.(sumber: republika.co.id)

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Alquran Braille Tuna Netra Arab Saudi