Alasan Keamanan, Australia Melarang Kedutaan Rusia Pindah Lokasi dekat China

Yati Maulana | Jum'at, 23/06/2023 16:04 WIB


Alasan Keamanan, Australia Melarang Kedutaan Rusia Pindah Lokasi dekat China Pemandangan pintu masuk ke situs kedutaan Rusia baru yang diblokir di Canberra, Australia, 16 Juni 2023. Foto: Reuters

JAKARTA - Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengatakan pada hari Jumat bahwa lokasi yang diperebutkan dari kedutaan Rusia yang diusulkan telah aman. Sebelumnya, seorang diplomat Rusia berjongkok di tanah tersebut menyusul keputusan pemerintah untuk membatalkan sewa.

Awal bulan ini Australia mengeluarkan undang-undang untuk mencegah Rusia memindahkan kedutaannya dari pinggiran kota Canberra ke lokasi utama yang dekat dengan parlemen dan kedutaan China, dengan alasan masalah keamanan nasional.

Surat kabar Australia melaporkan pada hari Kamis seorang diplomat Rusia berjongkok di tanah di bawah pengawasan polisi, yang tidak dapat menangkapnya karena ia memiliki kekebalan diplomatik.

"Australia akan membela nilai-nilai kami dan kami akan membela keamanan nasional kami, dan seorang pria yang berdiri dalam kedinginan di atas rumput di Canberra bukanlah ancaman bagi keamanan nasional kami," kata Albanese dalam konferensi pers pada hari Jumat.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Lokasinya aman dan kami nyaman dengan posisi kami."

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Kedutaan Rusia di Canberra menolak berkomentar.

Moskow pada hari Rabu melarang 48 warga Australia memasuki Rusia, dalam apa yang dikatakannya sebagai pembalasan atas sanksi rezim Australia yang sudah berjalan lama terhadap negara itu.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kedutaan Rusia Dilarang Pindah Canberra Australia