Ringankan Tekanan Biaya Hidup Rakyatnya, Pemerintah Australia Janjikan $10 Miliar

| Senin, 08/05/2023 04:01 WIB


Ringankan Tekanan Biaya Hidup Rakyatnya, Pemerintah Australia Janjikan $10 Miliar Ringankan Tekanan Biaya Hidup Rakyatnya, Pemerintah Australia Janjikan $10 Miliar (FOTO: SPECTAEDUCATION)

JAKARTA - Pemerintah Partai Buruh kiri-tengah Australia telah berjanji untuk memasukkan 14,6 miliar dolar Australia ($9,88 miliar) dalam anggaran federal untuk bantuan biaya hidup bagi keluarga dan bisnis, berjanji tidak akan memicu inflasi.

Rencana yang diumumkan pada hari Senin (8/5/2023) dirancang untuk secara langsung meredakan tekanan harga dan inflasi, kata pemerintah federal, yang sedikit mundur pada kuartal pertama tetapi masih berada di dekat level tertinggi 30 tahun sebesar 7 persen.

"Inti dari anggaran ... akan meringankan biaya hidup yang tidak menambah inflasi," kata Bendahara Jim Chalmers dalam sebuah pernyataan, menjelang anggaran federal hari Selasa (9/5/2023).

“Orang-orang berada di bawah pompa. Kami telah dengan hati-hati mengkalibrasi dan merancang Anggaran ini sehingga mengurangi tekanan biaya hidup daripada menambahnya.”

Baca juga :
Bisa Jadi Pelajaran Pejabat, Ini Kisah Firaun Saat Kekuasaan Justru Menghancurkan

Bantuan keuangan akan tersebar selama empat tahun dan ditargetkan pada lebih dari 5 juta keluarga berpenghasilan rendah, usaha kecil dan pensiunan yang berjuang dengan tagihan listrik yang tinggi.

Baca juga :
FGD BP MPR Soroti Penguatan Kedaulatan Rakyat dalam Demokrasi Pancasila

Chalmers telah berulang kali menyatakan anggarannya akan dibatasi pada pengeluaran agar tidak menambah tekanan inflasi sementara juga memberikan sedikit kelegaan, setelah Reserve Bank of Australia (RBA) pekan lalu mengejutkan pasar dengan kenaikan suku bunga, menentang ekspektasi pedagang untuk penundaan yang diperpanjang.

RBA pada hari Jumat memperingatkan bahwa risiko inflasi berada di sisi atas mengingat pertumbuhan produktivitas yang rendah, kenaikan harga energi dan lonjakan sewa.

Baca juga :
Waka MPR: Disrupsi Energi Global Belum Usai, Fokus Perkuat Ketahanan Energi

Langkah-langkah bantuan terbaru datang setelah pemerintah menyisihkan 11,3 miliar dolar Australia ($ 7,64 miliar) untuk kenaikan upah bagi pekerja perawatan lanjut usia selama empat tahun, sementara mengumumkan tambahan pajak tembakau 5 persen dan 2,4 miliar dolar Australia ($ 1,62 miliar) lebih banyak pajak atas produsen minyak dan gas.

Defisit Australia diperkirakan akan menyusut tajam, anggaran diperkirakan akan terlihat, karena pundi-pundinya membengkak dengan rejeki pajak dari ekspor komoditas, namun prospeknya akan tenang karena tantangan fiskal membayangi. (*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
biaya hidup Australia anggaran inflasi