Disney segera Memulai PHK Gelombang Kedua dan Pangkas Ribuan Pekerjaan

Yati Maulana | Selasa, 25/04/2023 17:05 WIB


Disney segera Memulai PHK Gelombang Kedua dan Pangkas Ribuan Pekerjaan Ilustrasi figur mainan di depan logo Disney+ yang dibuat pada 20 Januari 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Walt Disney (DIS.N) akan memulai gelombang kedua PHK pada hari Senin yang melibatkan ribuan pekerjaan, sebagai bagian dari upaya untuk menghilangkan 7.000 posisi dan menghemat biaya $5,5 miliar, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Perusahaan akan memangkas "beberapa ribu" pekerjaan hingga Kamis, dengan putaran terakhir pengurangan sehingga jumlah total pekerjaan yang dimusnahkan menjadi 4.000, kata pejabat Disney.

Pemotongan akan terjadi di seluruh segmen bisnis perusahaan, termasuk Disney Entertainment, ESPN dan Disney Parks, Experiences and Products, menurut sumber, tetapi diperkirakan tidak akan memengaruhi pekerja garis depan per jam yang dipekerjakan di taman dan resor.

Sebuah memo internal yang dilihat oleh Reuters mengatakan pemberitahuan PHK akan berlanjut selama beberapa hari ke depan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

"Tim kepemimpinan senior telah bekerja dengan rajin untuk menentukan organisasi masa depan kami, dan prioritas terbesar kami adalah melakukan ini dengan benar, daripada menyelesaikannya dengan cepat," tulis wakil ketua Disney Entertainment Alan Bergman dan Dana Walden dalam memo kepada staf.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Kami menyadari bahwa ini merupakan periode ketidakpastian dan terima kasih atas pengertian dan kesabaran Anda," kata mereka.

Disney mengumumkan rencana pemberhentiannya pada bulan Februari, bersamaan dengan reorganisasi yang mengembalikan pengambilan keputusan kepada para eksekutif kreatifnya. Tujuannya adalah untuk menciptakan pendekatan yang lebih ramping untuk bisnisnya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Industri hiburan telah berhemat sejak awal merangkul streaming video, ketika perusahaan media yang mapan kehilangan miliaran saat mereka meluncurkan pesaing ke Netflix Inc (NFLX.O).

Perusahaan media mulai membatasi pengeluaran ketika Netflix membukukan kehilangan pelanggan pertamanya dalam satu dekade di awal tahun 2022, dan Wall Street mulai memprioritaskan keuntungan daripada pertumbuhan pelanggan.

Pada 27 Maret, Disney mulai memberi tahu karyawan yang terkena dampak pengurangan tenaga kerja, dan mengatakan putaran kedua yang lebih besar akan menyusul pada bulan April. Putaran ketiga diantisipasi sebelum awal musim panas.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Disney Land PHK Pangkas Pekerjaan