AS akan Akhiri Deklarasi Darurat COVID-19 pada 11 Mei

Yati Maulana | Selasa, 31/01/2023 18:01 WIB


AS akan Akhiri Deklarasi Darurat COVID-19 pada 11 Mei Orang-orang berjalan di luar mengenakan masker selama pandemi Covid di daerah Harlem di wilayah Manhattan di New York City, 10 Februari 2022. Foto: Reuters

JAKARTA - Pemerintahan Presiden Joe Biden pada hari Senin mengatakan akan mengakhiri deklarasi darurat COVID-19 pada 11 Mei, hampir tiga tahun setelah Amerika Serikat memberlakukan langkah-langkah pandemi untuk mengekang penyebaran penyakit tersebut.

Darurat nasional COVID-19 dan darurat kesehatan masyarakat (PHE) diberlakukan pada tahun 2020 oleh Presiden Donald Trump saat itu. Biden telah berulang kali memperpanjang langkah-langkah tersebut, yang memungkinkan jutaan orang Amerika menerima tes, vaksin, dan perawatan gratis.

Kantor Manajemen dan Anggaran Gedung Putih (OMB) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa deklarasi, yang akan berakhir dalam beberapa bulan mendatang, akan diperpanjang lagi hingga 11 Mei dan kemudian dihentikan.

"Pelonggaran ini sejalan dengan komitmen Administrasi sebelumnya untuk memberikan pemberitahuan setidaknya 60 hari sebelum penghentian PHE," kata OMB dalam pernyataan kebijakan administrasi.

Baca juga :
Klok Sebut Persib Sempat Kewalahan saat Hadapi Bali United

Pemerintah telah membayar vaksin COVID-19, beberapa tes dan perawatan tertentu berdasarkan deklarasi PHE. Ketika kedaluwarsa, biaya tersebut akan ditransfer ke asuransi swasta dan rencana kesehatan pemerintah.

Baca juga :
Tak Ingin Kejar Rekor Pribadi, Teja Pilih Fokus Juara Musim Ini

Kedaluwarsa PHE juga akan mengakhiri arahan, yang dikenal sebagai Judul 42, yang mengusir migran dari Nikaragua, Kuba, dan Haiti yang tertangkap melintasi perbatasan AS-Meksiko kembali ke Meksiko, kata OMB.

OMB mengatakan dalam pernyataan terpisah bahwa Biden akan memveto RUU yang diusulkan di Kongres AS yang akan menghilangkan mandat vaksin COVID-19 untuk penyedia layanan kesehatan yang bekerja pada program federal tertentu.

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Kasus COVID-19 menurun di Amerika Serikat, meskipun lebih dari 500 orang terus meninggal setiap hari akibat penyakit tersebut, menurut data pemerintah.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Covid Amerika Akhiri Deklarasi Darurat. Mei