Sejarah Peringatan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia Setiap 28 Mei

Vaza Diva | Kamis, 28/05/2026 15:15 WIB


Setiap tanggal 28 Mei, dunia memperingati Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia atau Menstrual Hygiene Day (MHD). Ilustrasi - ini sejarah peringatan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia setiap 28 Mei (Foto: Freepik)

JAKARTA - Setiap tanggal 28 Mei, dunia memperingati Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia atau Menstrual Hygiene Day (MHD).

Peringatan ini hadir sebagai momentum global untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan menstruasi, sekaligus menghapus stigma yang masih melekat di berbagai negara.

Meski kini semakin banyak diperbincangkan, isu menstruasi sebelumnya termasuk topik yang jarang dibahas secara terbuka.

Di banyak negara, pembicaraan mengenai menstruasi masih dianggap tabu sehingga berdampak pada minimnya edukasi, keterbatasan akses produk kebersihan, hingga masalah fasilitas sanitasi yang layak.

Baca juga :
Mendes Hadiri Penyembelihan Kurban Seribu Domba di Serang

Sejarah Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia bermula pada 2013 saat organisasi non-pemerintah asal Jerman, WASH United, meluncurkan kampanye media sosial bertajuk May #MENSTRAVAGANZA.

Baca juga :
Suhu Global Dekati Rekor Tertinggi hingga 2030

Kampanye selama 28 hari tersebut bertujuan meningkatkan perhatian dunia terhadap isu kesehatan menstruasi dan manajemen kebersihan menstruasi (Menstrual Hygiene Management/MHM). Respons positif yang muncul kemudian mendorong lahirnya hari peringatan global khusus mengenai isu tersebut.

Peringatan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia untuk pertama kali diselenggarakan pada 28 Mei 2014. Saat peluncuran perdananya, lebih dari 150 organisasi dan mitra dari berbagai negara ikut berpartisipasi dalam kampanye dan kegiatan edukasi publik.

Baca juga :
Rerie: Komitmen Semua Pihak Kunci Perbaikan Sikapi Hasil TKA 2026

Sejak saat itu, peringatan ini berkembang menjadi gerakan internasional yang terus meluas setiap tahun.

Tanggal 28 Mei dipilih bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut memiliki makna simbolis yang berkaitan dengan siklus menstruasi.

Bulan Mei merupakan bulan kelima dalam kalender dan merepresentasikan rata-rata masa menstruasi yang berlangsung sekitar lima hari. Sementara angka 28 merujuk pada rata-rata panjang siklus menstruasi perempuan.

Tujuan utama peringatan ini bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga menyangkut pendidikan, hak perempuan, dan kesetaraan sosial.

Sejumlah penelitian menunjukkan kurangnya akses terhadap produk kebersihan menstruasi dan edukasi yang memadai dapat berdampak pada aktivitas perempuan, termasuk absensi sekolah bagi remaja putri di sejumlah negara.

Dalam perkembangannya, Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia kini menjadi gerakan global yang melibatkan ribuan organisasi, tenaga kesehatan, komunitas, hingga pemerintah berbagai negara.

Kampanye tahunan ini juga terus mendorong terciptanya dunia yang lebih ramah terhadap kesehatan menstruasi tanpa stigma maupun diskriminasi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia 28 Mei Peringatan Dunia Kalender Peringatan