APBN 2023 Tetap Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Budi Wiryawan | Jum'at, 27/01/2023 05:05 WIB


Anggaran kesehatan tahun 2023 sebesar Rp 476 triliun, atau meningkat jika dibandingkan anggaran keseharan 2022 yang sebesar Rp 461,6 triliun Ilustrasi mata uang Rupiah dan Dollar AS. FOTO: THINKSTOCKS

JAKARTA  - Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak dilanjutkan di tahun ini, namun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan terus didorong untuk menjaga masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi melalui berbagai program di tahun ini.

Hal itu, disampaikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Transisi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kamis (26/1). 

Suahasil mencontohkan, pada anggaran kesehatan di tahun ini justru mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Tercatat, anggaran kesehatan di tahun 2023 mencapai Rp 178,7 triliun. Angka ini lebih tinggi dari anggaran kesehatan 2022 yang sebesar 176,8 triliun.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Anggaran tersebut terdiri dari anggaran kesehatan PEN sebesar Rp 47 triliun dan anggaran reguler sebesar Rp 129,7 triliun.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

"Anggaran tetap kita jaga tapi masuk ke dalam program reguler di kementerian/lembaga masing-masing," ujar Suahasil.

Dengan begitu, penanganan kesehatan 2023 dilanjutkan melalui program reguler di pusat dan daerah, melalui penguatan antisipasi risiko krisis kesehatan di masa mendatang, penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi booster, pengoordinasian kebijakan perjalanan orang ke luar negeri, serta pengoperasian rumah sakit darurat covid-19, wisma atlet untuk kesiapan dan antisipasi lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina

Sama halnya dengan anggaran kesehatan, Suahasil bilang, anggaran perlindungan sosial 2023 juga mengalami kenaikan.

Tercatat, anggaran kesehatan tahun 2023 sebesar Rp 476 triliun, atau meningkat jika dibandingkan anggaran keseharan 2022 yang sebesar Rp 461,6 triliun.

"Ini menjadi komitmen kita transisi reguler masuk ke k/l masing-masing dan dijalankan ke depan tentu dengan super visi dari seluruh Bapak Presiden dan juga kabinet," katanya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
APBN pemulihan ekonomi Suahasil Nazara