29 September Hari Sarjana Indonesia, Generasi Penerus Termotivasi untuk Maju

| Kamis, 29/09/2022 08:30 WIB


29 September Hari Sarjana Indonesia, Generasi Penerus Termotivasi untuk Maju 29 September Hari Sarjana Indonesia, Generasi Penerus Termotivasi untuk Maju. (FOTO: SHUTTERSTOCK)

JAKARTA - Hari Sarjana Nasional diperingati setiap tanggal 29 September.

Hari ini dibuat untuk mengapresiasi perjuangan dan pengorbanan mahasiswa untuk meraih gelar Sarjana.

Peringatan ini digaungkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2014.

Hari ini menjadi pengingat bagi para sarjana untuk jadi bagian dalam generasi pembangun bangsa.

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Dengan adanya Hari Sarjana ini, diharapkan agar generasi penerus Indonesia menjadi lebih termotivasi dan terinspirasi untuk maju.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

Selain itu, memperingati Hari Sarjana Indonesia ini agar pemerintah lebih mengapresiasi serta meningkatkan kualitas pendidikan di bangsa ini.

Dikutip dari formadiksi.um.ac.id, sarjana merupakan gelar yang dicapai oleh seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Sarjana juga dianggap sebagai aset suatu bangsa yang diharapkan mampu membangun pendidikan yang lebih baik.

Saat ini perguruan tinggi memiliki visi untuk mencetak para lulusan sarjana untuk menjadi seorang ahli dalam bidangnya.

Selain hal itu, para lulusan sarjana juga dibekali keterampilan untuk menjadi seorang Entrepreneur Entrepreneur.

Lantas, siapa orang Indonesia pertama kali menerima gelar Sarjana?

Nama Sosrokartono menjadi orang pertama yang meraih gelar sarjana pada tahun 1899.

Sosrokartono merupakan kakak kandung dari Raden Ajeng (RA) Kartini.

Saat itu, Sosrokartono mendapat kesempatan belajar ke Negara Belanda dalam rangka `Politik Balas Budi Pemerintah Belanda` pada tahun 1897.

Dikutp dari esaunggul.ac.id, Sosrokartono menepuh studi jurusan Teknik Sipil di polytechnusche School dan dirampungkan dalam kurun dua tahun, (1897-1899).

Tak hanya belajar mengenai teknik sipil, Sosrokartono mampu menguasai 17 bahasa asing. (*)

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
29 September Hari Sarjana Indonesia