Polri: 26 Juta Dokumen yang Diretas Adalah Data Usang

Akhyar Zein | Jum'at, 23/09/2022 15:45 WIB


Polri: 26 Juta Dokumen yang Diretas Adalah Data Usang Ilustrasi Hacker. (foto: Getty Images/iStockphoto)

JAKARTA -  Jumlah 26 juta dokumen yang diduga dibocorkan oleh peretas (hacker) menurut  Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo adalah data usang berdasarkan hasil penelusuran Tim Siber Polri.

Dedi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa dia sudah tanyakan, setelah didalami Tim Siber, itu hoaks.

"Data pada tahun 2016," ujarnya.

Selain data usang, dokumen atau data tersebut juga bisa didapatkan dengan mudah di internet.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Ia lantas mencontohkan tidak ada keterkaitan antara data yang satu dan yang lainnya, seperti data Polda Kalimantan Tengah tidak nyambung dengan data Polda Metro Jaya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Data itu bisa didapat di internet. Datanya dari Polda Kalteng wis enggak nyambung dengan Polda Metro," kata Dedi dengan aksen Jawa nya.

Meskipun demikian, dugaan kebocoran data tersebut tetap bakal didalami. Pendalaman untuk melacak pelaku penyebarnya, kemudian memproses secara hukum.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Ya, penyebarnya masih didalami lagi supaya Ditsiber Polda Metro Jaya saja enggak usah Mabes," kata Dedi.

Sebelumnya beredar berita 26 juta dokumen Polri bocor ke publik. Dokumen tersebut diunggah dalam situs gelap Brached Forum oleh pengguna menamai dirinya Meki. Dalam unggahannya, dia menuliskan "26M Database National Police Identity of Indonesia Republic".

Unggahan itu di-posting pada hari Rabu (21/9) dengan mengklaim punya semua data personel Polri.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Polda Metro Hacker kebocoran data