Belarusia Tempatkan Militer Dalam Siaga Tinggi di Perbatasan

akhyar | Rabu, 21/09/2022 15:01 WIB


Belarusia Tempatkan Militer Dalam Siaga Tinggi di Perbatasan Pasukan Belarusia ( foto: ukrinform.net)

JAKARTA - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menempatkan unit-unit tentara dalam keadaan siaga pada Selasa di tengah ketegangan perbatasan.

“Situasinya sangat serius,” katanya dalam pertemuan dengan Sekretaris Dewan Keamanan Negara Belarus, Alexander Grigoryevich. “Saya bahkan akan mengatakan berbahaya, dan dalam keadaan apa pun kita tidak boleh mengendur. Tidak perlu takut apa pun. Kita perlu menempatkan beberapa unit militer dalam keadaan siaga dengan standar masa perang. Ini perlu."

Mengulangi dukungan Belarusia kepada Rusia, Lukashenko mengatakan: “Kami telah menciptakan ruang pertahanan dan, pada kenyataannya, kami memiliki angkatan bersenjata yang sama dengan Rusia.”

“Tidak boleh dan tidak akan ada pukulan ke belakang, ke samping, ke sisi-sisi pasukan Rusia melalui Belarus. Ini adalah kewajiban kami kepada sekutu kami, ”katanya.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

Dia mencatat bahwa upaya sedang dilakukan untuk membentuk unit milisi sukarelawan untuk memperkuat pertahanan tanah air.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz

Belarus, sekutu dekat Rusia, telah mendukung tetangga timurnya dalam operasi militer Moskow di Ukraina.

Rusia meluncurkan operasinya 24 Februari yang telah menewaskan 5.767 orang dan menyebabkan 8.292 terluka, menurut perkiraan PBB, yang mengatakan angka sebenarnya bisa lebih tinggi.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

Dalam beberapa hari terakhir, Ukraina menuduh Rusia menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklirnya, yang telah menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan bencana nuklir.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rusia Belarusia Perbatasan operasi militer