BNI Tegaskan Tak Ada Rencana Akuisisi BTN

Eko Budhiarto | Selasa, 13/09/2022 19:45 WIB


BNI Tegaskan Tak Ada Rencana Akuisisi BTN
  Bank Negara Indonesia (BNI). (Foto: twitter)

JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menegakan, tidak ada rencana atau aksi korporasi untuk mengakuisisi PT Bank Tabungan Negara (BTN).

"Jadi memang sampai dengan saat ini tidak ada rencana itu," ujar Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI Novita Widya Anggraini dalam Public Expose Live 2022 yang diselenggarakan secara virtual oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Kamis (13/9/2022).

Maka dari itu, ia mengungkapkan fokus BNI saat ini lebih kepada mengeksekusi agenda transformasi korporasi yang telah dilakukan. Selain itu memprioritaskan optimalisasi kontribusi anak perusahaan yang sudah ada agar memiliki nilai tambah kepada Grup BNI.

Setidaknya ada beberapa fokus yang saat ini sedang dilakukan perseroan. Yakni transformasi digital perbankan serta sekuritas, khususnya untuk Bank Mayora agar menjadi mesin baru BNI.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Langkah-langkah tersebut tentunya mendukung lini bisnis BNI, terutama untuk korporasi dan multifinance.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

"Jadi rasanya fokus kami saat ini tetap konsisten untuk mengeksekusi agenda transformasi korporasi dan tidak ada aksi korporasi lebih lanjut untuk akuisisi BTN," ungkapnya.

Namun demikian, Novita menyebutkan pihaknya selalu berkomitmen untuk mendukung rencana pengembangan bisnis pemerintah, dengan mempertimbangkan aspek bisnis untuk memberikan dampak positif terhadap kinerja keuangan dan nilai tambah bagi pemegang saham serta negara.

Baca juga :
Kenakan Baju Adat Sasak, Mendes Hadiri HUT ke-68 Lombok Barat

Hal tersebut lantaran saat ini BNI dimiliki 60 persen oleh negara dan 40 persen oleh pemegang saham minoritas.

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma`ruf Amin menyampaikan pemerintah memiliki wacana menyatukan BNI dengan BTN.

Dalam rencana yang sedang dikaji tersebut, nantinya BNI akan mengakuisisi BTN dan PT Bank Syariah Indonesia atau BSI mengakuisisi BTN Syariah dengan tujuan perampingan bank-bank milik negara.

"Ada rencana tadinya itu kan untuk mempersedikit jumlah bank Himbara, sehingga Bank BTN itu syariahnya nanti diambil BSI, konvensionalnya diambil BNI, tetapi sekarang itu masih dalam tahap wacana itu," kata Wapres Ma`ruf.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BNi BTN akuisisi