Amerika-Taiwan Memulai Pembicaraan Perdagangan Formal di Bawah Inisiatif Baru

Yati Maulana | Kamis, 18/08/2022 13:02 WIB


Amerika-Taiwan Memulai Pembicaraan Perdagangan Formal di Bawah Inisiatif Baru Bendera Amerika dan Taiwan. Foto: Reuters

JAKARTA - Amerika Serikat dan Taiwan pada hari Rabu sepakat untuk memulai pembicaraan perdagangan di bawah inisiatif baru, dengan mengatakan mereka ingin mencapai kesepakatan dengan "hasil yang berarti secara ekonomi", sebagai tanda lain dari peningkatan dukungan AS untuk pulau itu.

Washington dan Taipei meluncurkan Inisiatif AS-Taiwan pada Perdagangan Abad ke-21 pada bulan Juni, hanya beberapa hari setelah pemerintahan Biden mengeluarkan pulau yang diklaim China dari rencana ekonomi yang berfokus pada Asia yang dirancang untuk melawan pengaruh China yang semakin besar.

Kantor Perwakilan Dagang AS mengatakan kedua belah pihak telah "mencapai konsensus tentang mandat negosiasi" dan diharapkan putaran pertama pembicaraan akan berlangsung awal musim gugur ini.

"Kami berencana untuk mengejar jadwal ambisius untuk mencapai komitmen berstandar tinggi dan hasil yang berarti yang mencakup sebelas bidang perdagangan dalam mandat negosiasi yang akan membantu membangun ekonomi abad ke-21 yang lebih adil, lebih sejahtera, dan tangguh," Deputi Perwakilan Dagang Amerika Serikat Sarah Bianchi kata dalam sebuah pernyataan.

Baca juga :
Studi: 95 Persen Mikroba di Bumi Punya Kemampuan Mengurai Plastik

Mandat negosiasi yang dirilis bersamaan dengan pengumuman tersebut mengatakan Amerika Serikat dan Taiwan telah menetapkan agenda yang kuat untuk pembicaraan mengenai isu-isu seperti fasilitasi perdagangan, praktik regulasi yang baik, dan menghilangkan hambatan diskriminatif terhadap perdagangan.

Baca juga :
"Super El Nino" Berpotensi Terjadi, Ilmuwan Sebut Bukan Ancaman Iklim Terbesar

Dikatakan awal dari pembicaraan formal akan bertujuan untuk mencapai kesepakatan dengan "komitmen standar tinggi dan hasil yang berarti secara ekonomi". Itu tidak menyebutkan kemungkinan kesepakatan perdagangan bebas yang luas, yang merupakan sesuatu yang ditekan oleh Taiwan.

Washington, meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik formal, sangat ingin meningkatkan dukungan untuk Taiwan, terutama karena menghadapi tekanan politik yang meningkat dari China untuk menerima klaim kedaulatannya.

Baca juga :
Harga BBM Nonsubsidi Naik Signifikan, Anggota DPR Kritik Pertamina
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Taiwan Perdagangan Formal Inisiatif Baru