Selandia Baru Kerahkan Tentara ke Inggris untuk Latih Pasukan Ukraina

Yati Maulana | Selasa, 16/08/2022 09:02 WIB


Selandia Baru Kerahkan Tentara ke Inggris untuk Latih Pasukan Ukraina Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern memeriksa pasukan dalam upacara di Sydney, Australia, 2 Maret 2018. Foto: Reuters

JAKARTA - Selandia Baru mengirim 120 personel militer ke Inggris untuk membantu melatih warga Ukraina dalam pertempuran garis depan, kata pemerintah, Senin.

Pengerahan itu akan memungkinkan dua tim pelatihan infanteri untuk membekali personel Ukraina dengan keterampilan inti agar efektif dalam pertempuran, termasuk penanganan senjata, pertolongan pertama pertempuran, hukum operasional, dan keterampilan lainnya.

Pelatihan sekitar 800 tentara Ukraina akan dilakukan secara eksklusif di salah satu dari empat lokasi di Inggris, dan personel pertahanan Selandia Baru tidak akan melakukan perjalanan ke Ukraina, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

"Kami telah menjelaskan bahwa serangan terang-terangan terhadap kedaulatan suatu negara dan hilangnya nyawa tak berdosa berikutnya adalah salah dan tidak dapat ditoleransi. Kecaman kami akan terus melampaui kata-kata dan termasuk dukungan kritis," Perdana Menteri Jacinda Ardern mengatakan pada konferensi pers untuk mengumumkan penyebaran.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Dia menekankan bahwa pasukan Selandia Baru belum dan tidak akan terlibat dalam pertempuran di Ukraina.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Tiga puluh personel pertahanan Selandia Baru menyelesaikan pengerahan pada Mei untuk melatih personel militer Ukraina dalam mengoperasikan artileri.

Pengerahan pelatihan adalah bagian dari serangkaian tindakan dalam menanggapi invasi Rusia pada 24 Februari di tetangga selatannya yang telah memasukkan lebih dari NZ$40 juta ($25,70 juta) dalam bentuk dukungan keuangan dan sanksi terhadap 840 individu dan entitas.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Rusia menyebut intervensinya di Ukraina sebagai "operasi khusus" untuk mendemiliterisasinya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Selandia Baru Kerahkan Tentara Latih Ukraina