PBB Tuding Pejabat Belarus di Balik Tipuan Larangan Terbang Seorang Jurnalis

Yati Maulana | Rabu, 20/07/2022 14:01 WIB


PBB Tuding Pejabat Belarus di Balik Tipuan Larangan Terbang Seorang Jurnalis Pesawat Ryanair, yang membawa blogger dan aktivis oposisi Belarusia Roman Protasevich mendarat di Bandara Vilnius di Vilnius, Lithuania 23 Mei 2021. Foto: Reuters

JAKARTA - Badan penerbangan PBB pada hari Selasa untuk pertama kalinya menyalahkan pejabat senior Belarusia atas tipuan tahun lalu yang melarang penerbangan Ryanair Holdings PLC (RYA.I) dan menyebabkan penangkapan seorang reporter yang dianggap pembangkang.

Pesawat itu sedang dalam perjalanan dari Athena ke Vilnius pada Mei 2021 ketika pengendali Belarusia memerintahkannya untuk mendarat di Minsk, dengan alasan ancaman bom. Begitu berada di darat, jurnalis Belarusia Roman Protasevich ditahan bersama dengan pacarnya saat itu.

Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, yang sebelumnya mengatakan tidak tahu siapa yang berada di balik tipuan itu, mengutuk Minsk karena "melakukan tindakan campur tangan yang melanggar hukum" yang melanggar aturan penerbangan.

"Dewan ICAO mengakui bahwa ancaman bom terhadap penerbangan sengaja dipalsukan dan membahayakan keselamatannya, dan lebih jauh lagi bahwa ancaman itu dikomunikasikan kepada awak pesawat atas instruksi pejabat senior pemerintah Belarusia," katanya dalam pernyataan, mengutip informasi baru.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Perwakilan Rusia, tambahnya, sangat keberatan dengan kesimpulan tersebut. Negara-negara Barat telah menjatuhkan sanksi terhadap Minsk karena mendukung invasi Rusia ke Ukraina.

Baca juga :
Mendes Yandri Tinjau Pameran Potensi Desa di Puncak HUT ke-68 Lombok Barat

Kementerian luar negeri Belarus tidak segera menanggapi permintaan komentar atas pernyataan ICAO.

Minsk sebelumnya mengatakan pihaknya bertindak secara legal dan sesuai dengan semua norma internasional, dan menuduh Barat menggunakan episode tersebut untuk mencoba melemahkan Presiden Alexander Lukashenko.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

Protasevich, mantan editor outlet berita oposisi terkemuka, meninggalkan aktivisme politiknya dan dibebaskan dari penjara menjadi tahanan rumah. Oposisi di Belarus percaya bahwa pengakuannya dipaksakan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pejabat belarusia Penerbangan PBB Tipuan Penangkapan