Diplomat Rusia di Amerika Terancam, CIA dan FBI Coba Mengontak

Yati Maulana | Minggu, 15/05/2022 15:30 WIB


Kedutaan Rusia di Washington, Amerika Serikat. Foto: Reuters

JAKARTA - Diplomat Rusia di Washington diancam dengan kekerasan dan dinas intelijen Amerika Serikat mencoba melakukan kontak dengan mereka, kantor berita Tass mengutip duta besar itu mengatakan pada hari Sabtu.

Anatoly Antonov mengatakan kepada televisi Rusia bahwa sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari, pertemuan tatap muka dengan pejabat AS telah berakhir.

"Ini seperti benteng yang dikepung. Pada dasarnya, kedutaan kami beroperasi di lingkungan yang tidak bersahabat. Karyawan kedutaan menerima ancaman, termasuk ancaman kekerasan fisik," katanya seperti dikutip Tass.

"Agen dari dinas keamanan AS berkeliaran di luar kedutaan Rusia, membagikan nomor telepon CIA dan FBI, yang dapat dihubungi untuk menjalin kontak."

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

CIA dan FBI menolak berkomentar. Kantor Direktur Intelijen Nasional dan Departemen Luar Negeri AS tidak segera membalas pesan yang meminta komentar.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Duta Besar Rusia untuk Polandia disiram dengan zat merah pada hari Senin oleh orang-orang yang memprotes perang.

Rusia dan Amerika Serikat telah terkunci dalam perselisihan mengenai ukuran dan fungsi misi diplomatik masing-masing jauh sebelum Rusia menginvasi Ukraina.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Moskow mengusir sejumlah diplomat AS pada Maret setelah Washington mengatakan pihaknya mengusir 12 diplomat Rusia di misi AS di negara itu di New York.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kedutaan Rusia Terancam Amerika Serikat