Kesuksesan Penerapan Kebijakan Mudik Membutuhkan Dukungan Semua Pihak

Akhyar Zein | Selasa, 19/04/2022 16:46 WIB


Kedisplinan berlalu lintas demi keselamatan dalam setiap perjalanan harus terus dibangun agar menjadi budaya di tengah masyarakat. Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dorong peningkatan kedisiplinan para pengguna jalan terus dilakukan. Apalagi dalam pekan-pekan mendatang di masa mudik Lebaran potensi pergerakan orang diperkirakan mencapai 85 juta orang yang memanfaatkan berbagai jenis kendaraan.

Peningkatan disiplin mematuhi aturan lalu lintas untuk membangun budaya berkendara yang baik agar mampu menekan angka kecelakaan saat mudik Lebaran tahun ini.

"Sejumlah kecelakaan lalu lintas beberapa pekan terakhir sangat memprihatinkan. Apalagi peristiwa itu seringkali disebabkan kelalaian dari pengemudi sendiri. Upaya untuk meningkatkan disiplin para pengguna jalan harus terus dilakukan," ujar Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/4).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat bahwa peningkatan kecelakaan lalu lintas dari 2020 ke 2021 menimbulkan kerugian hingga Rp246 miliar.

Baca juga :
Puan Pastikan DPR Kawal Pelaksanaan Haji 2026

Tidak hanya materi, catatan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang disampaikan pada Maret 2022, menyebutkan angka kecelakaan lalu lintas darat selama 2020 yakni sebanyak 100.028 kecelakaan dengan jumlah fatalitas atau korban meninggal dunia mencapai 23.000 orang.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Angka tersebut naik pada 2021 menjadi 103.645 kecelakaan dengan jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 25.266 orang. Artinya, ada sekitar peningkatan sekitar 3.000 kecelakaan dan 2.000 fatalitas lalu lintas pada tahun lalu.

Terjadinya kecelakaan lalu lintas itu, berdasarkan catatan Kemenhub itu, tidak lepas dari kondisi iklim dan cuaca ekstrem dan sejumlah faktor yang memengaruhi keselamatan di jalan raya yaitu meliputi budaya berlalu lintas, kompetensi pengemudi, pemahaman regulasi dan kondisi sarana dan prasarana transportasi darat.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Menurut Lestari, sejumlah penyebab kecelakaan tersebut harus ditekan semaksimal mungkin lewat berbagai upaya edukasi dan sosialisasi yang masif.

Kedisplinan berlalu lintas demi keselamatan dalam setiap perjalanan, tegasnya, harus terus dibangun agar menjadi budaya di tengah masyarakat.

Disiplin dalam penggunaan sabuk keselamatan dan mematuhi batas kecepatan kendaraan di jalan bebas hambatan misalnya, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, merupakan bagian dari upaya untuk membangun disiplin dalam berlalu lintas.

Peraturan lalu lintas, baik dalam bentuk kebijakan atau rambu-rambu lalu lintas di jalan raya wajib dipatuhi demi keselamatan diri dan sesama pengguna jalan.

Di tengah persiapan pengaturan arus mudik tahun ini kesiapan para pemudik agar selalu disiplin mematuhi berbagai peraturan lalu lintas harus dipastikan lewat sejumlah sosialisasi yang masif demi membangun kesadaran berlalu lintas yang tertib dan disiplin.

Sebab, tegasnya, banyak peraturan yang dibuat akan sia-sia bila masyarakat tidak mematuhinya. Karena itu, menurutnya, kesuksesan penerapan kebijakan mudik tahun ini membutuhkan dukungan semua pihak.

Bukan hanya dukungan dari para pemangku kepentingan di pusat dan daerah, tambahnya, tetapi juga masyarakat yang melakukan mudik.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info MPR Lestari Moerdijat disiplin lalu lintas