Kremlin Ancam NATO Jika Kirimkan Pasukan ke Ukraina

akhyar | Kamis, 24/03/2022 21:32 WIB


Polandia pekan lalu mengatakan misi penjaga perdamaian internasional harus dikirim ke Ukraina. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov

JAKARTA - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan mengatakan keputusan untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian NATO ke Ukraina akan "sangat sembrono dan sangat berbahaya."

Berbicara pada konferensi pers harian di Moskow, Peskov mengatakan kemungkinan kontak antara militer Rusia dan NATO dapat menyebabkan "konsekuensi yang hampir tidak dapat diperbaiki."

Polandia pekan lalu mengatakan misi penjaga perdamaian internasional harus dikirim ke Ukraina.

Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari dalam apa yang disebutnya “operasi militer khusus.”

Baca juga :
Revisi UU Kehutanan Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat dan Lingkungan

Perang tersebut telah menimbulkan kemarahan internasional di mana Uni Eropa, AS dan Inggris menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.

Baca juga :
Legislator Gerindra: Revisi UU Kehutanan Harus Lebih Berpihak pada Rakyat

Peskov mengatakan AS menekan negara-negara G20 akan mengeluarkan Rusia dari kelompok tersebut, tetapi banyak negara telah menolak.

"Sejumlah negara lebih memilih untuk berpegang pada pandangan mereka yang independen dan berdaulat," kata dia.

Baca juga :
Update Haji 2026: 76.829 Jemaah dan Petugas Haji Telah Kembali ke Tanah Air

Ditanya apakah Belarus dapat bergabung ke dalam operasi militer di Ukraina, Peskov mengatakan Presiden Alexander Lukashenko telah mengklarifikasi bahwa tidak ada rencana seperti itu.

Juru bicara itu juga membantah kemungkinan keterlibatan pasukan Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif, dalam konflik tersebut, dan mengatakan bahwa masalah seperti itu belum dibahas.

Atas tuduhan menargetkan warga sipil dan infrastruktur sipil dalam perang yang sedang berlangsung, Peskov mengatakan "militer Rusia tidak menyerang atau menembak warga sipil" dan menyebut tuduhan pejabat Ukraina sebagai "kebohongan."


Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
NATO Rusia perang penjaga perdamaian