Pelabuhan Karas Mulai Layani Pelayaran KM Sabuk Nusantara 98

Tim Cek Fakta | Kamis, 17/03/2022 14:23 WIB


Dengan dibukanya akses ini tentu dapat memudahkan masyarakat yang ada di Distrik Karas untuk menikmati fasilitas kepelabuhanan sebagai tempat kegiatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ke arah yang lebih baik. Pelabuhan Karas, Fakfak, Papua. Foto: hubla/katakini.com

FAKFAKPelabuhan Karas, Fakfak, Papua, salah satu pelabuhan yang dikelola Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai melayani pelayaran kapal perintis KM Sabuk Nusantara 98. Pelabuhan ini resmi mengantongi izin operasi pada 24 Februari 2022.

Pelabuhan di Distrik Karas ini difungsikan untuk kapal-kapal perintis seperti Sabuk Nusantara, yang bertujuan mendukung kelancaran selain penumpang dan barang masuk dan keluar Karas ke pelabuhan di wilayah Papua dan Papua Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut, Capt. Mugen S. Sartoto menyebutkan KM. Sabuk Nusantara 98 menjadi kapal perdana yang sandar di Pelabuhan Karas pada hari Rabu (16/3/2022).

"Sandar perdana ini menarik banyak perhatian warga setempat. Iring-iringan dilakukan oleh Ibu-ibu di Karas untuk mengantarkan rombongan ke dermaga Pelabuhan Karas dalam bentuk apresiasi terhadap dibangunnya Pelabuhan Karas ini," ujarnya, Kamis (17/3/2002).

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Fakfak Faisal Fattah mengatakan bahwa prosesi sandar perdana Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 98 diawali dengan pengalungan terhadap Nakhoda kapal KM. Sabuk Nusantara 98 Abas Siraju.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Faisal berharap keberadaan pelabuhan ini dapat memberikan banyak manfaat bagi warga di Kabupaten Fakfak, khususnya di Karas sehingga dapat mendukung perekonomian.

"Mari kita jaga sama-sama Pelabuhan Karas dan manfaatkan bersama-sama, bekerja bersama-sama, dimanfaatkan sebaik mungkin, demi peningkatan perekonomian yang ada di Karas," ujarnya.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Wakil Bupat Fakfaki Yohana Dina Hindom menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan khususnya atas pelaksanaan sandar perdana KM. Sabuk Nusantara 98 di Pelabuhan Karas.

"Dengan dibukanya akses ini tentu dapat memudahkan masyarakat yang ada di Distrik Karas untuk menikmati fasilitas kepelabuhanan sebagai tempat kegiatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat ke arah yang lebih baik," ujarnya.

Sebagai informasi, spesifikasi teknis Pelabuhan Laut Karas yaitu dermaga ukuran 80 x 10 M, trestle 23 x 6 M, kedalaman -6 m LWS dengan bobot maksimal kapal bisa sandar 1000 Dead weight tonnage (DWT) sehingga lebih diperuntukan bagi kapal perintis.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pelabuhan Karas KM Sabuk Nusantara 98