Lewati Perbatasan, Kapal Angkatan Laut Korea Utara Dipaksa Mundur oleh Militer Korsel

Ariyan Rastya | Selasa, 08/03/2022 21:50 WIB


Kapal patroli melakukan perjalanan sekitar 1 kilometer selatan NLL dan tinggal di bagian selatan NLL selama tujuh menit. Potret kapal angkatan laut Korea Utara saat melewati perbatasan antar Korea. (Foto: The Korea Herald)

JAKARTA - Sebuah kapal patroli militer Korea Utara dipaksa mundur karena melanggar perbatasan laut barat antar-Korea yang disengketakan pada Selasa pagi (8/3).

Kapal patroli itu melintasi Garis Batas Utara pada pukul 09:49 pagi sementara kapal itu melacak kapal lain yang konon tersesat yang melanggar NLL dan menyeberang ke perairan Korea Selatan sekitar 15 menit sebelumnya, menurut pejabat militer Korea Selatan.

Kapal patroli melakukan perjalanan sekitar 1 kilometer selatan NLL dan tinggal di bagian selatan NLL selama tujuh menit.

Namun kapal patroli itu berbalik ke arah perairan Korea Utara tiga menit setelah kapal patroli kelas Chamsuri Angkatan Laut Korea Selatan melepaskan tiga tembakan peringatan dengan meriam angkatan laut 40 mm dan mengirim pesan peringatan.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Ini adalah pertama kalinya kapal patroli Korea Utara melanggar perbatasan maritim antar-Korea sejak kedua Korea menandatangani perjanjian militer komprehensif antar-Korea pada September 2018.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Dilansir dari The Korea Herald, Seoul juga mengirim pesan ke Pyongyang tentang pelanggaran kapal militer Korea Utara di perbatasan. NLL dua kali melalui hotline komunikasi militer maritim dan barat, kata militer Korea Selatan.

Angkatan Laut Korea Selatan juga menyita kapal baja lainnya, yang membawa tujuh orang tak bersenjata termasuk enam dalam pakaian militer, dan menarik kapal itu ke sebuah pelabuhan di pulau terpencil Korea Selatan Baengnyeongdo pada pukul 11:42 pagi untuk penyelidikan resmi.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Ketujuh orang tersebut menyatakan tidak memiliki niat untuk membelot ke Korea Selatan selama penyelidikan awal pemerintah. Mereka dilaporkan mengklaim bahwa mereka menyimpang dari jalur yang direncanakan dan secara tidak sengaja melintasi NLL saat memindahkan kargo untuk relokasi.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Militer Korut Dipaksa Mundur Oleh Korsel