Santri Developer Harus Membangun Hunian yang Mampu Menebar Manfaat

Akhyar Zein | Sabtu, 29/01/2022 20:28 WIB


Selain itu para santri calon developer juga harus memahami dengan baik tentang tata kota dan disiplin ilmu planologi, agar rumah yang dibangun tidak menyalahi aturan yang berlaku Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat memberikan sambutan pada peluncuran program Santri Developer Kebangsaan yang digelar atas kerja sama NU Circle dan Bank Tabungan Negara di Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (29/1).(foto: Humas MPR)

JAKARTA - Kolaborasi dari berbagai disiplin ilmu dalam proses pembangunan perumahan merupakan langkah yang penting, untuk mewujudkan hunian  yang mampu menjalankan fungsinya sebagai tempat untuk menanamkan nilai-nilai yang baik di dalam keluarga.

"Bagaimana rumah yang dibangun dengan cara yang sesuai kaidah atau nilai-nilai yang berlaku menjadi hunian yang nyaman, sesuai tata kelola yang benar," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat memberikan sambutan pada peluncuran program Santri Developer Kebangsaan yang  digelar atas kerja sama NU Circle dan Bank Tabungan Negara di  Pondok Pesantren KHAS Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (29/1).

Menurut Lestari, agar bisa diterima oleh masyarakat, para developer atau pengembang perumahan harus bisa menginformasikan produk perumahan yang dibangun dengan benar.

Untuk itu, tambah Lestari, pengembang perumahan perlu memahami disiplin ilmu komunikasi agar pesan yang akan disampaikan diterima dengan baik dan benar oleh masyarakat.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Selain itu para santri calon developer juga harus memahami dengan baik tentang tata kota dan disiplin ilmu planologi, agar rumah yang dibangun tidak menyalahi aturan yang berlaku.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Karena, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, para developer tidak sekadar membangun rumah, tetapi membangun hunian.

Jadi, tambahnya, rumah yang dibangun tidak sekadar unggul dalam penerapan teknologi, tetapi mampu menciptakan kebahagiaan bagi penghuninya yang mampu merefleksikan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Menurutnya, hunian yang nyaman bukan mewah, tetapi bagaimana lingkungan yang dibangun mampu memberi harapan bagi penghuninya.

Sehingga, tegasnya, para developer harus mampu membangun rumah yang penghuninya kelak mampu membangun nilai-nilai yang mampu mengangkat harkat dan martabat keluarga itu, serta mampu menebar manfaat.

Mengutip pesan dari pengembang senior Enggartiasto Lukita, Lestari menegaskan, menjadi developer harus dimulai dengan baik dan diakhiri dengan baik.

Artinya, sebelum melakukan pembangunan harus dipersiapkan dengan baik, apa yang akan dibangun. Selesai proses pembangunan para developer juga harus memastikan bahwa rumah yang dibangun adalah rumah yang baik dan nyaman sebagai hunian.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info MPR Lestari Santri Developer hunian