Konferensi Pers, Putin : Menghina Nabi Muhammad Pelanggaran

Akhyar Zein | Sabtu, 25/12/2021 15:08 WIB


Kebebasan ini harus pada dasarnya menghormati setiap orang yang perasaannya dapat terpengaruh, kata Putin pada konferensi pers tahunannya Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara selama konferensi pers tahunan di Moskow (Foto: AFP/ wionews.com)

JAKARTA - Tindakan menghina Nabi Muhammad adalah pelanggaran kebebasan beragama dan pelanggaran terhadap nilai-nilai suci para Muslim, demikian Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan.

Kebebasan ini harus pada dasarnya menghormati setiap orang yang perasaannya dapat terpengaruh, kata Putin pada konferensi pers tahunannya.

“Apa yang menghina Nabi Muhammad? Apakah ini kebebasan berkreasi? Saya kira tidak. Ini adalah pelanggaran kebebasan beragama dan pelanggaran perasaan suci orang-orang yang memeluk Islam, dan ini menghidupkan yang lain, bahkan berlebihan, akut dan manifestasi ekstremis," tutur presiden Rusia.

Penghormatan yang sama harus ditunjukkan untuk mengenang orang-orang yang berperang dalam Perang Dunia II melawan Nazi Jerman, dan dalam hal ini memposting potret pemimpin Nazi Jerman Adolf Hitler di website yang memperingati kontribusi para prajurit terhadap kemenangan dalam perang ini tidak dapat diterima, tekan dia.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

“Rusia dibentuk sebagai negara multinasional dan multi-pengakuan, dan kami pada dasarnya terbiasa memperlakukan kepentingan dan tradisi satu sama lain dengan hormat. Ini memang basis keberadaan yang sangat kuat, dasar yang kokoh bagi keberadaan Rusia sebagai negara multinasional," tukas putin.(AA)

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Putin Nabi Muhammad pelanggaran Adolf Hitler