Kasus Pembunuhan Berantai, Warga Afsel Serang Warga Zimbabwe Tidak Bersalah

akhyar | Sabtu, 20/11/2021 13:10 WIB


Menurut South African Broadcasting Corporation (SABC) dan Timeslive, pria Zimbabwe berusia 36 tahun itu memikat para wanita yang berjanji akan mencari pekerjaan untuk mereka. Ilustrasi (foto: voazimbabwe.com)

Katakini.com,- Beberapa orang Afrika Selatan di wilayah Polokwane wilayah Limpopo telah secara brutal menyerang beberapa warga Zimbabwe setelah muncul di pengadilan Themba Prince Willard Dube, yang menghadapi tuduhan penculikan dan pembunuhan tujuh wanita.

Menurut South African Broadcasting Corporation (SABC) dan Timeslive, pria Zimbabwe berusia 36 tahun itu memikat para wanita yang berjanji akan mencari pekerjaan untuk mereka.

SABC melaporkan bahwa orang Zimbabwe yang tidak berdokumen itu diduga membuang mayat mereka di berbagai lokasi di sekitar Polokwane.

Ponsel yang ia gunakan diduga milik salah satu korban.

Baca juga :
Hukum Mengkhususkan Malam Tertentu Shalat Sunnah Menurut Syariat

Tujuh wanita yang terbunuh antara Agustus dan Oktober tahun ini adalah Sarah Mothiba, Moleboheng Mothibeli, Khomotso Makhura, Sanah Sinyatsi, Andrea Cholo, Chisimango Gumbo dan Jane Letswalo.

Baca juga :
Peringatan Referendum Timor Timur 30 Agustus, Ini Sejarahnya

Penduduk setempat yang marah telah ditangkap dalam berbagai video yang melempari orang-orang yang dikatakan sebagai orang Zimbabwe yang tinggal di Polokwane.

Polisi di wilayah Limpopo tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.(VOA)

Baca juga :
Hukum Puasa Hari Tertentu Karena Tradisi Menurut Syariat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
pembunuhan tujuh wanita Zimbabwe