22 tersangka teroris Daesh/ISIS ditangkap di Turki

Akhyar Zein | Selasa, 12/10/2021 22:45 WIB


Sejumlah besar materi digital, dokumen organisasi, dan empat teropong disita dalam penggerebekan tersebut, kata sumber tersebut. Ilustrasi operasi penangkapan teroris ( foto: aa.com.tr)

Katakini.com,- Sedikitnya 22 orang yang diyakini terkait dengan kelompok teror Daesh/ISIS ditangkap di Turki, kata sumber keamanan, Selasa.

Operasi simultan dilakukan di sembilan provinsi setelah jaksa di ibu kota Ankara mengeluarkan surat perintah untuk 14 tersangka.

Para tersangka adalah anggota aktif yang menyediakan personel dan bahan untuk kelompok teror, menurut sebuah pernyataan oleh kantor kejaksaan di Ankara.

Pasukan keamanan telah berhasil menangkap 11 dari 14 tersangka, dengan upaya yang sedang berlangsung untuk melacak tiga orang yang tersisa, kata sumber tersebut.

Baca juga :
Klinik SMM Jadikan Momen Hari Kartini Perkuat Peran Perempuan dalam Layanan Kesehatan

Sejumlah besar materi digital, dokumen organisasi, dan empat teropong disita dalam penggerebekan tersebut, kata sumber tersebut.

Baca juga :
Sambut Pengesahan UU PPRT, Rerie Singgung Nilai-nilai Perjuangan RA Kartini

Di provinsi Adana selatan, tujuh tersangka Daesh/ISIS ditangkap setelah pihak berwenang mengetahui bahwa mereka secara ilegal memasuki negara itu dari Irak.

Satu tersangka lagi masih buron dan upaya sedang dilakukan untuk menangkapnya, kata sumber tersebut.

Baca juga :
Mendes PDT Ajak BUMN dan Swasta Tingkatkan Kepedulian kepada Desa

Materi digital dan pistol ditemukan di tangan tersangka, tambah mereka.

Empat tersangka Daesh/ISIS lainnya – semuanya warga negara asing – ditangkap di provinsi Kayseri tengah.

Para tersangka adalah anggota aktif kelompok teror di Irak dan Suriah, menurut sumber.

Pada 2013, Turki menjadi salah satu negara pertama yang mendeklarasikan Daesh/ISIS sebagai organisasi teroris.

Negara ini telah diserang oleh kelompok teror beberapa kali, dengan lebih dari 300 orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam setidaknya 10 bom bunuh diri, tujuh serangan bom, dan empat serangan bersenjata.

Sebagai tanggapan, Turki meluncurkan operasi anti-teror di dalam dan luar negeri untuk mencegah serangan lebih lanjut.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
ISIS Operasi simultan anti teror pistol