Kedubes Jepang di Manila Terima Informasi Rencana Serangan Teror di 6 Negara

akhyar | Selasa, 14/09/2021 23:02 WIB


Di sisi lain, Departemen Luar Negeri (DFA) serta Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengatakan belum mendapat laporan resmi mengenai ancaman teror tersebut. Ilustrasi: Pertunjukan cahaya di Kota Manila, ibu kota Filipina, pada 18 November 2017. (foto: Flash90/ timesofisrael.com)

Jakarta, Katakini.com,- Kedutaan Besar Jepang di Manila mengonfirmasi Tokyo telah menerima laporan intelijen mengenai kemungkinan serangan teror di enam negara, termasuk Filipina.

Kendati demikian, pihak Kedubes mengaku tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut.

“Sehubungan dengan ini, kami mengeluarkan peringatan bagi orang Jepang yang tinggal di beberapa negara Asia Tenggara, tetapi kami tidak dapat mengungkapkan sumbernya," ungkap Kedubes Jepang dikutip dari kantor berita pemerintah Filipina, Selasa.

Di sisi lain, Departemen Luar Negeri (DFA) serta Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) mengatakan belum mendapat laporan resmi mengenai ancaman teror tersebut.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

Asisten Sekretaris DFA Eduardo Meñez mengatakan pihaknya belum diberitahu secara resmi tentang hal ini.

Baca juga :
Hari Kentang Sedunia 30 Mei: Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya

“Peringatan perjalanan untuk warga suatu negara biasanya tidak diberitahukan secara resmi ke negara lain, akan tetapi, jenis informasi ini mungkin telah dibagikan antara badan-badan intelijen," ungkap Eduardo.

Sementara, Juru Bicara AFP Kolonel Ramon Zagala memastikan pemerintah Filipina menanggapi dengan serius dan memvalidasi seluruh laporan terkait masalah keamanan secara terus-menerus.

Baca juga :
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai 1 Miliar Dolar AS

“Berdasarkan tinjauan terakhir, tingkat ancaman kami yakni (dalam kategori) sedang,” ucap Ramon.

Ramon memastikan seluruh warga dari berbagai kewarganegaraan yang berada di Filipina akan dilindungi dari ancaman teroris.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Jepang mengimbau seluruh warganya di Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Thailand, dan Myanmar agar tidak berada di dekat fasilitas keagamaan dan kawasan padat lainnya.

Peringatan itu mengutip laporan intelijen atas kemungkinan serangan bom bunuh diri di lokasi ramai seperti sinagog.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
laporan intelijen serangan teror bom bunuh diri Jepang