DK PBB: Pelaku Bom Bunuh Diri di Kabul Harus Dibawa ke Pengadilan

| Sabtu, 28/08/2021 08:38 WIB


Dewan Keamanan juga menegaskan kembali pentingnya memerangi terorisme di Afghanistan untuk memastikan wilayah Afghanistan tidak boleh digunakan mengancam atau menyerang negara mana pun. Suasana di Bandara Kabul, Afghanistan. Foto: suarabatam

New York, katakini.com - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mendesak masyarakat internasional untuk membawa para pelaku dan penghasut bom bunuh diri di bandara Kabul ke pengadilan.

"Anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi perlunya menuntut pertanggungjawaban pelaku, penyelenggara, penyandang dana, dan sponsor dari tindakan terorisme yang tercela ini dan membawa mereka ke pengadilan," kata pernyataan dewan yang beranggotakan 15 orang itu pada Jumat (27/8).

"Mereka mendesak semua negara, sesuai dengan kewajiban mereka di bawah hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan yang relevan, untuk bekerja sama secara aktif dengan semua otoritas terkait dalam hal ini," tambahnya.

Ledakan pada Kamis (26/8), diklaim oleh kelompok jihad Negara Islam, menewaskan sedikitnya 92 orang, termasuk 13 anggota militer Amerika Serikat (AS).

Baca juga :
Bangun Ketahanan Industri Penerbangan, AirNav Indonesia Gelar NAFEF 2026

Dk mengatakan mengutuk dengan keras serangan-serangan tersebut dan menegaskan kembali pentingnya memerangi terorisme di Afghanistan untuk memastikan wilayah Afghanistan tidak boleh digunakan mengancam atau menyerang negara mana pun.

Baca juga :
Waka MPR Bicara Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat untuk Hadapi Ancaman Bencana

"Tidak boleh ada kelompok atau individu Afghanistan yang boleh mendukung teroris yang beroperasi di wilayah negara mana pun," kata Dewan Keamanan.

DK meminta semua pihak terkait untuk menghormati dan memfasilitasi evakuasi warga sipil yang aman", dan menegaskan kembali dukungannya untuk pekerjaan Misi Bantuan PBB di Afghanistan.

Baca juga :
Siapa Saja 7 Firaun Paling Terkenal di Mesir Kuno?

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres telah menyerukan pertemuan pada Senin (30/8) dari lima anggota tetap dewan , yaitu AS, Inggris, Prancis, Rusia dan China.

Pertemuan itu terjadi saat Inggris dan Prancis bekerja untuk merancang resolusi PBB tentang Afghanistan. (AFP)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Amerika Serikat Bom Bunuh Diri Bandara Kabul