KSPI: 50 Ribu Pekerja Indonesia di PHK Pada 2021

Rusman | Senin, 23/08/2021 21:47 WIB


Ada tiga sektor atau industri berorientasi ekspor yang paling banyak melakukan PHK, yakni tekstil, garmen, dan sepatu. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mencatat hampir 50 ribu pekerja mengalami PHK sejak awal tahun karena pandemi. (foto: CNN Indonesia)

Katakini.com,- Organisasi buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melaporkan hampir 50 ribu buruh mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) pada tahun ini akibat pandemi covid-19.

“Kalau dikumpulkan, sepanjang tahun ini, hampir 50 ribu orang kena PHK,” kata Said Iqbal, ketua umum KSPI, dalam konferensi pers daring, Senin.

Menurut dia, ada tiga sektor atau industri berorientasi ekspor yang paling banyak melakukan PHK, yakni tekstil, garmen, dan sepatu.

Namun dia mengaku belum dapat merinci angka PHK per sektor karena data sedang dihimpun.

Baca juga :
6 Tanda Tubuhmu Kekurangan Vitamin C yang Jarang Disadari

“Data masih kita himpun, tapi nanti data beserta nama perusahaan yang melakukan PHK akan dipublikasikan,” ujar dia.

Baca juga :
Hampir 400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran

Dia menuturkan banyaknya industri yang mengambil kebijakan pengurangan pegawai karena terjadi penurunan order dari konsumen di luar negeri yang kemudian berdampak pada kapasitas produksi.

Sehingga, lanjut dia, terjadi pengurangan jumlah karyawan.

Baca juga :
DPR Minta Kemenhut Turun Tangan Atasi Penambangan Liar di Banten

Menurut daerahnya, dia merinci sebanyak 7.100 pekerja di sektor terkait mengalami PHK di Bandung Barat, 4.000 orang di Cimahi, dan puluhan ribu di daerah Tangerang, Banten.

“Selain itu, industri lain yang terdampak adalah otomotif, keramik, hingga pertambangan,” tutur Said.(AA)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
KSPI Said PHK